Selamatkan Diri dari Hacker, Twitter Kunci Akun Pengguna

Ilustrasi virus komputer.
Sumber :
  • techiezone.in

VIVA.co.id – Merespons maraknya isu-isu yang beredar mengenai akun pengguna yang mudah diretas, pengelola Twitter mengumumkan telah melakukan langkah untuk melindungi para penggunanya.

Media sosial berlogo burung itu telah mengidentifikasi beberapa akun yang perlu 'perlindungan ekstra'. Akun tersebut telah terkunci, mengharuskan penggunanya segera me-reset kembali kata sandi untuk bisa kembali mengakses akunnya.

"Jika informasi Anda dipengaruhi salah satu isu terbaru-karena kebocoran password- maka Anda telah menerima email, kalau password Anda harus diatur ulang. Akun Anda tidak dapat diakses, sebelum melakukannya (reset password)," ujar Kepala Keamanan Informasi Twitter, Michael Coatest, seperti dikutip Cnet, Senin 13 Juni 2016.

Ketika ditanya oleh Cnet, seberapa banyak akun yang diberikan 'perlindungan ekstra' itu, pihak Twitter tidak mau mengungkapkannya.

Dikabarkan sebelumnya, seorang hacker asal Rusia yang menggunakan nama inisial Tessa88, mengklaim telah memiliki cache yang berisi alamat email, password, dan username dari 379 juta akun Twitter. Disebutkan bahwa akun-akun tersebut terhubung dengan platofrm lain seperti LinkedIn dan MySpace.

Coates menjelaskan, kalau para penggunanya telah dilindungi dari peretasan tersebut.? Disampaikan dia, kalau Twitter telah mengamankan dari segala upaya tindak pelanggaran lainnya.

"Peretas 'menambang' user?name, email, dan password yang didapatkannya, kemudian berusaha mencobanya untuk masuk menggunakan data tersebut ke semua situs top," ujar dia.

Twitter menghimbau kepada penggunanya untuk menggunakan kata sandi yang kuat dan dua faktor otentikasi, berupa lapisan tambahan keamanan, seperti mengharuskan pengguna memasukkan password mereka, lalu mengetikkan kode khusus yang dikirim melalui teks di smartphone pengguna untuk memverifikasinya.

(ren)