Miliarder Ini Pendukung Setia Bitcoin

Bitcoin dan mata uang kripto lainnya dibangun di atas teknologi bernama Blockchain.
Sumber :
  • www.pixabay.com/MichaelWuensch

VIVA – Pendiri PayPal, Peter Thiel, menyesalkan sikap masyarakat yang 'meremehkan' mata uang virtual, Bitcoin. Menurutnya, Bitcoin memiliki potensi keuntungan yang besar seperti emas pada umumnya.

"Saya sangat sayangkan. Padahal, ini (Bitcoin) bisa dijadikan alternatif investasi seperti emas. Tidak usah menggunakannya untuk berbelanja atau transaksi pembayaran," kata Thiel, dikutip CNBC, Jumat, 27 Oktober 2017.

Ia menegaskan apabila 'masa' Bitcoin berakhir, maka nilainya menjadi setara dengan emas dunia. "Ini jelas memiliki potensi bisnis besar," papar dia.

Thiel telah lama menjadi salah satu pendukung Bitcoin. Awal 2013, ia menyatakan bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk mengubah dunia. Ini yang membuat Thiel mendirikan PayPal.

Ia mengenali kemampuan Bitcoin untuk merevolusi ruang moneter. Thiel juga berpandangan bahwa 'masa' kedaulatan moneter akan terbatas dan uang yang dienkripsi akan menjadi masa depan.

"Bitcoin telah benar-benar berhasil menciptakan mata uang. Saya percaya bahwa Bitcoin bisa menjadi emas digital dan mengambil tempatnya sebagai mata uang cadangan," ungkap Thiel.

Sementara itu, Pangeran Arab Saudi, Alwaleed bin Talal, orang Arab terkaya di dunia, percaya bahwa Bitcoin akan meledak seperti Enron. Sebagai informasi, perdagangan Bitcoin diizinkan di Arab Saudi, dan Otoritas Jasa Keuangan dan Moneter telah memperingatkan orang-orang tentang risiko berinvestasi di Bitcoin.

Timur Tengah adalah wilayah yang penuh dengan miliarder dan jika Peter Thiel berhasil meyakinkan beberapa orang untuk menginvestasikan uang hasil minyak mereka di Bitcoin. (one)