ZTE A711 Smartphone dengan Sensor Sidik Jari
- Sarie/Viva.co.id
Untuk video, hasilnya bisa memiliki resolusi 1080p dengan kerapatan 30 frame per second.
Hasil gambar, atau perekaman video bisa disimpan di memori internal yang hanya menyediakan kapasitas 16GB, atau kartu memori eksternal yang bisa ditingkatkan sampai 128 GB.
Sensor sidik jari
ZTE A711 memiliki salah satu kelebihan yang cukup bisa diandalkan. Fitur itu adalah sensor sidik jari yang bisa digunakan untuk mengamankan perangkat, agar tidak diakses oleh sembarang orang.
Sensor sidik jari bisa digunakan untuk mengunci dan membuka layar. Atau, mengunci akses ke beberapa aplikasi yang diinginkan. Pesan penting di SMS, atau email bisa diproteksi dengan sensor sidik jari ini, sehingga tidak sembarang orang bisa membukanya.
Sedangkan untuk membuka kunci layar, sensor ini bertindak sebagai pengaman alternatif. Kunci utama tetap menggunakan beberapa cara umum seperti pola, sapuan, kode digital (PIN) dan password. Sedangkan sensor sidik jari bisa digunakan jika kebetulan pengguna lupa dengan cara umum yang sebelumnya digunakan.
Pengguna tinggal menyentuh lingkaran di bodi belakang ponsel. Lingkaran sensor ini terletak di bawah lampu Flash. Tentunya, sebelum menggunakan sensor ini, pengguna harus merekam sidik jarinya terlebih dahulu lalu melakukan pengaturan.
Sensor ini juga bisa digunakan sebagai altenatif tombol shutter saat menggunakan kamera utama.
Performa
Dimensinya sekitar 155,3x77,2x8,6 milimeter. Berat total smartphone sekitar 160 gram. A711 dilengkapi dengan sistem operasi Android versi 5 atau Lollipop dan bisa melayani dua kartu sim sekaligus. Jika tidak digunakan ruang kartu sim kedua, bisa dialihfungsi sebagai tempat kartu memori eksternal.
A711 menggunakan chipset Qualcomm MSM 8939 Snapdragon 615. CPU-nya dilengkapi dengan quadcore 1,5 GHz Cortex-A53. Sedangkan unit pemrosesan grafis (GPU) dibekali dengan Adreno 405.
Sayangnya, untuk membuka smartphone (booting), dibutuhkan waktu lebih dari 40 detik sampai tampilan depan layar terbuka sempurna. Baterai yang berkekuatan Lithium Ion kapasitas 3000 mAh itupun tidak mampu bertahan lama. Waktu pemakaian saat smartphone standby tidak sampai 20 jam dengan pengisian daya sampai lima jam. (asp)