Lampu Tenaga Surya ESDM, Tahan Tiga Hari Tanpa Matahari

Lampu Tenaga Surya Kementerian ESDM
Sumber :
  • VIVA/Novina Putri Bestari

VIVA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memberikan bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi atau LTHSE ke Dusun Katikupelang, Desa Patawang, Sumba Timur. Kementerian ESDM memberikan 80 unit lampu tenaga surya itu untuk 80 rumah. 

"Satu paket itu isinya satu penangkap matahari yang di atas rumah. Terus masuk ada hub-nya. Hub ini menghubungkan ke lampu itu," kata Tenaga Ahli Bidang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kementerian ESDM, Simon Laksmono Himawan, di Patawang, Sumba Timur, Rabu 21 November 2018. 

Pada hub tersebut ada lima lubang. Terdiri dari empat set lampu dan juga colokan handphone

Simon mengatakan, empat set lampu ini berkekuatan 3 watt yang mampu menerangi seperti 25 watt. Panel surya mampu menampung 30 watt peak saat keadaan mataharinya maksimum. 

"Ada empat, jadi 12 watt. Dapatnya bisa 30 watt kalau maksimum," ujar dia. 

Setiap lampu memiliki baterai, sisa watt yang ada pada panel surya akan menyimpan pada baterai tersebut. Simon mengatakan, satu set lampu itu mampu bertahan tiga hari. Jika dalam waktu itu panel surya tidak dapat sinar matahari. 

"Tiga hari apabila tidak ada charge masuk," kata dia.

Satu unit lampu itu juga dilengkapi sebuah remote pengendali jarak jauh. Remote ini bisa digunakan untuk radius lima meter dan bagi semua lampu yang ada. 

Dalam remote itu bisa mengatur keterangan lampu dari sangat terang 100 persen, 50 persen, dan 10 persen. Namun sebenarnya di setiap lampu juga terdapat tombol menghidupkan juga.

Setiap unit lampu ini memiliki masa garansi tiga tahun. 

Pemerintah membagikan lampu untuk Kabupaten Sumba Timur 1490 set untuk 9 desa. Program ini sudah berjalan sejak tahun lalu dan akan berakhir tahun 2019.