Google Nexus One, Android 'Pembunuh' iPhone?
- Tangkapan Layar
Dengan fitur ini, pengoperasian ponsel tak hanya mengandalkan sentuhan jari, melainkan juga menawarkan pengalaman baru dengan cara mendikte. Bayangkan, Anda bisa membalas surat elektronik, mengisi status Facebook dan nge-Tweet di Twitter dengan hanya mendiktekannya kepada Nexus.
Nexus juga mengubah paradigma penjualan ponsel di Amerika Serikat, yang biasanya selalu dibundel dengan operator. Kali ini, Google menjualnya melalui toko online Google, dengan opsi penjualan non bundel seharga US$ 529, maupun dibundel dengan operator T-Mobile seharga US$ 179 dengan kontrak berlangganan.
Setelah ini, operator Vodafone di Eropa juga akan membundel Nexus One bagi pelanggannya, menyusul kemudian operator Verizon di Amerika yang juga akan melansir Nexus One versi CDMA (unlock). Sayang, Nexus One belum tentu masuk ke Indonesia mengingat Google belum memiliki kantor perwakilan di Indonesia.
Selama ini sudah 20 tipe ponsel Android yang dijual di 48 negara, dan sebagian di antaranya juga tersedia di Indonesia. Dari sekian banyak model tadi, sedikit dari ponsel Android tadi yang kemunculannya cukup fenomenal.
Andy Rubin, Kepala Pengembangan Android di Google memang hanya menargetkan 150 ribu handset Nexus One terjual dalam jangka waktu setahun. Namun, Charles Golvin, analis dari Forrester Research yakin, ponsel ini bakal terjual hinga beberapa juta unit dalam setahun.
Apalagi bila Google segera meluaskan pasar penjualan Nexus One ini. Setidaknya, dengan fitur-fitur yang tak kalah dari iPhone, banyak analis yang tak ragu mengatakan bahwa Nexus One bakal menjadi tonggak baru bagi ponsel Android.