Alibaba dan Tencent Mau Lengserkan Aplikasi Zoom

Aplikasi Zoom.
Sumber :
  • ITnews

Bukan hanya Google, Microsoft, dan Facebook yang ingin mendongkel ketenaran Aplikasi Zoom. Dua aplikasi rapat online asal China juga melakukan hal serupa. Keduanya adalah DingTalk yang disokong Alibaba dan Voov yang dibeking Tencent.

Seperti diketahui, aplikasi rapat online kini menjadi begitu penting saat masyarakat dunia beradaptasi pada situasi normal baru di tengah pandemi Virus Corona COVID-19.

Kendati kebijakan `lockdown`, pembatasan sosial atau karatina wilayah mulai dilonggarkan, namun rapat online dianggap lebih aman dan nyaman untuk tetap berkomunikasi soal urusan bisnis maupun bercengkerama dengan sanak keluarga.

Aplikasi Zoom kini menjadi aplikasi yang digunakan jutaan orang. Aplikasi ini mengungguli produk buatan perusahaan teknologi besar seperti Microsoft, Google, dan Facebook.

Namun, Zoom kini menghadapi tantangan dari sejumlah korporasi tekonologi besar di China. Sejak September 2019, pemerintah China untuk sementara waktu memblokir aplikasi tersebut. Akibatnya, terdapat ceruk pasar yang terbuka untuk aplikasi lokal, seperti DingTalk yang disokong Alibaba dan Tencent yang dibiayai Voov.

Reuters
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, menggelar pertemuan virtual dalam Lokakarya Hidden Harms Summit, melalui aplikasi Zoom, 21 Mei lalu.

Sejak saat itu, dua aplikasi video konferensi buatan dua perusahaan China tersebut memperbesar ukuran rapat virtual dan jangkauan layanan mereka.

Alibaba menyatakan aplikasi DingTalk digunakan lebih dari 10 juta pebisnis dan organisasi serta lebih dari 120 juta pelajar di seluruh China.

Saat semakin banyak orang terpaksa bekerja dari rumah, Alibaba menaikkan tiga kali lipat jumlah peserta yang bisa terlibat dalam konferensi video di DingTalk, menjadi total 300 peserta.

April lalu, Alibaba meluncurkan aplikasi rapat virtual versi internasional, yaitu DingTalk Lite. Aplikasi ini mereka tujukan untuk pasar Asia, termasuk Jepang, Singapura, dan Hong Kong.

Saat ini DingTalk Lite tersedia dalam bahasa Jepang, Inggris, dan aksara Mandarin.

Dua pekan sebelumnya, Tencent juga membuat aplikasi mereka tersedia untuk pasar luar negeri.