Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Teknologi TraceTogether Dipilih untuk Setop Corona Picu Perdebatan

Minggu, 5 Juli 2020 | 13:45 WIB
Oleh :
Foto :
  • bbc
TraceTogether.

Token TraceTogether adalah upaya terkini yang dipilih pemerintah Singapura guna menghentikan penyebaran Covid-19. Namun, gadget ini memicu perdebatan mengenai privasi.

Piranti yang bisa dikalungkan di leher dan dibawa ke mana-mana ini merupakan tambahan dari aplikasi pelacakan kontak dalam menemukan orang yang mungkin tertular oleh pengidap Virus Corona COVID-19.

Baca Juga

Semua penggunanya harus membawa gadget tersebut tanpa harus mengecas karena daya tahan baterai di dalamnya bisa mencapai sembilan bulan – sesuatu yang menurut seorang pakar `mengejutkan` dirinya.

Lembaga pemerintah yang membuat token TraceTogether mengakui gawai itu – dan teknologinya secara umum – bukanlah perangkat yang manjur 100 persen. Namun, gawai tersebut setidaknya dapat memperkuat upaya pelacakan kontak manusia.

Golongan masyarakat yang pertama menerima alat itu adalah ribuan lansia yang tidak punya ponsel pintar atau smartphone.

Sebelum memakainya, mereka harus memberikan salinan KTP dan nomor telepon. Baru-baru ini pengguna aplikasi TraceTogether pun harus melakukan hal serupa.

Apabila penggunanya teruji positif mengidap COVID-19, mereka harus menyerahkan gadget itu kepada Kementerian Kesehatan karena, tidak seperti aplikasi pada ponsel pintar, perangkat tersebut tidak bisa mengirimkan data melalui internet.

BBC

 


Petugas pelacakan kontak yang akan menggunakan riwayat elektronik pada alat tersebut secara manual untuk menemukan orang lain yang mungkin tertular.

"Fungsinya amat membosankan, yang justru menurut saya adalah desain bagus," kata perancang perangkat keras, Sean Cross.

Cross adalah seorang dari empat pakar yang diundang pemerintah Singapura untuk meninjau salah satu perangkat sebelum diluncurkan. Keempat individu itu diperlihatkan semua komponen tapi tidak diperkenankan menyalakannya.

"Alat ini bisa mengorelasikan dengan siapa Anda berkontak, kepada siapa Anda menularkan, dan, yang terpenting, siapa yang mungkin menularkan ke Anda," tambah Cross.

Bantuan aplikasi

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler