Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Microsoft Akan Beli TikTok Rp72 Triliun, Pantaskah?

Senin, 3 Agustus 2020 | 06:31 WIB
Foto :
  • VOAnews
TikTok.

VIVA – TikTok akan menjadi ladang duit Microsoft jika raksasa teknologi yang didirikan oleh Bill Gates itu menemui kata sepakat dengan ByteDance Technology. Namun, kemungkinan penjualan operasional TikTok di Amerika Serikat (AS) ini dilaporkan tertunda setelah Presiden Donald Trump mengancam akan memblokir aplikasi berbagi video pendek tersebut.

Pembicaraan ByteDance Technology, induk usaha TikTok, dengan Microsoft merupakan opsi terakhir untuk meyakinkan serta memenangkan dukungan Gedung Putih. Akan tetapi, opsi tersebut diprediksi akan buntu seiring pernyataan keras Trump.

Baca Juga

Pada Jumat malam, 31 Juli 2020, Trump mengonfirmasi sedang merencanakan blokir TikTok. "Mereka (Tiktok) sangat mengkhawatirkan. Kami melarangnya untuk Amerika Serikat," kata dia, dikutip dari laman BBC, Senin, 3 Agustus 2020.

Larangan Tiktok ini sudah disuarakan oleh beberapa pihak, termasuk para politisi di negeri Paman Sam. Mereka menyatakan, pemerintah China menggunakan TikTok untuk memata-matai masyarakat AS dan menyebarkan propaganda saat pemilu.

Namun tudingan tersebut terus dibantah TikTok. Mereka menegaskan kembali bahwa TikTok berkomitmen untuk melindungi data pribadi dan keamanan penggunanya. Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa Microsoft sedang bernegosiasi dengan ByteDance untuk membeli TikTok.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler