Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Minggu, 10 Mei 2020 | 23:37 WIB

Setelah Tokopedia dan Bukalapak, kini Bhinneka.com Digoyang Hacker

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Novina Putri Bestari
Foto :
  • Dok. VIVA/ Novina
Pendiri dan Kepala Eksekutif Bhinneka.com, Hendrik Tio.

VIVA – Setelah Tokopedia dan Bukapalak, kini Bhinneka.com digoyang para hacker atau peretas. Sebanyak 1,2 juta data pengguna Bhinneka.com beradar luas dan dijual di situs dark web.

Mengutip ZDNet, Minggu malam, 10 Mei 2020, hacker atau peretas dengan nama pengguna ShinyHunters, mengklaim telah mendapatkan data pribadi pengguna dari 10 puluhan perusahaan yang bergerak di layanan internet, termasuk e-commerce Bhinneka.com.

Baca Juga

ShinyHunters adalah hacker yang juga menjual 91 juta data pengguna Tokopedia di dark web. Menurut ShinyHunters, data pribadi pengguna dari 10 perusahaan bidang internet tersebut memiliki total data mencapai 73,2 juta, dan dijual senilai US$18 ribu atau hampir Rp270 juta.

Data-data tersebut dijual menjadi satu paket, termasuk 1,2 juta data pengguna dari e-commerce Bhinneka.com, yang dibanderol US$1.200 atau Rp17,8 juta.

Mereka juga menerima pembelian menggunakan mata uang kripto seperti Bitcoin dan Monero. Sebagian data tersebut belum bisa diverifikasi.

Akan tetapi, beberapa komunitas peneliti keamanan siber seperti Cyble, Nightlion Security, Under the Breach, dan ZeroFox, meyakini bahwa ShinyHunter memang merupakan kelompok penjahat siber sungguhan.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Polisi Tangkap 2 Pelaku Peretas Situs PN Jakarta Pusat
TVONE NEWS - 7 bulan lalu
Terpopuler