Kamu Enggak Punya Duit Bisa Pinjam ke Grab

Grab.
Sumber :
  • Saigoneer

VIVA – Grab kini punya layanan pinjaman online. Layanan yang dikelola Grab Financial Group ini akan operasi perdana di Singapura pada awal September 2020. Menurut Grab Senior Managing Director Financial Group, Reuben Lai, layanan pinjaman online akan ditawarkan oleh bank yang menjadi mitra Grab.

Tawaran tersebut akan bisa diakses lewat aplikasi Grab. Belum diketahui apakah layanan pinjaman online dan investasi Grab itu juga akan ditawarkan di Indonesia atau tidak. Meski begitu, Lai mengatakan bahwa produk itu akan menyasar Asia Tenggara.

"Kami jelas tidak hanya akan melayani Singapura, tapi menyebar ke seluruh kawasan (Asia Tenggara)," kata dia, seperti dikutip dari situs KR-Asia, Rabu, 5 Agustus 2020.

Menurut Lai, layanan pinjaman online ini sebenarnya sudah terpikirkan sejak Grab mengakuisisi platform reksa dana robo-advisory Bento pada Februari 2020. Pengguna di Singapura bisa berinvestasi lewat aplikasi Grab dengan jumlah minimal S$1 (sekitar Rp10 ribu).

Setelah bertransaksi, uang itu dimasukkan ke dalam dana pendapatan tetap yang ditawarkan oleh Fullerton Fund Management dan UOB Asset Management. Pengembalian diperkirakan 1,8 persen per tahun dan akan diuangkan melalui GrabPay pengguna. Uang ini bisa ditarik kapan saja sesuai kebutuhan pengguna.

Sejak tahun lalu Grab telah memiliki layanan finansial termasuk asuransi dan pinjaman untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Layanan ini saat ini tersedia di empat negara.

Selain layanan pinjaman online, Grab juga meluncurkan produk investasi mikro bernama Autoinvest. Layanan ini bisa dimanfaatkan oleh pengguna untuk berinvestasi melalui aplikasi Grab.

"Kami akan fokus pada kelebihan dan kekuatan kami, yaitu dekat dengan pengguna, meraih pelanggan, dan menciptakan alat serta produk," jelas Lai.

Untuk memanfaatkan Autoinvest, pengguna akan terhubung ke penawaran pinjaman pribadi dari bank yang bermitra dengan Grab serta dapat mengajukan permohonan langsung dari aplikasi Grab. Layanan serupa sudah tersedia di Indonesia, yaitu melalui kemitraan dengan Ovo, yang disokong pesaing Gojek tersebut.

Bukan cuma itu saja. Lai juga berjanji akan meluncurkan layanan asuransi rawat inap pertama untuk pengguna Indonesia dalam beberapa bulan mendatang. "Tunggu saja tanggal mainnya," tegas dia.