Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Ini Bedanya Masker FFP2, N95, dan KN95

Minggu, 24 Januari 2021 | 10:04 WIB
Foto :
  • dw
Beda masker FFP2, N95, dan KN95.

Sejak awal pandemi COVID-19, banyak negara di dunia telah mengeluarkan mandat penggunaan masker di ruang publik. Sama halnya di Jerman, setiap orang harus mengenakan pelindung tersebut saat berbelanja, memasuki gedung, dan menaiki transportasi umum.

Bayern menjadi negara bagian Jerman pertama yang 'melangkah' lebih jauh. Pemerintah negara bagian telah memutuskan bahwa masker sederhana tidak lagi cukup untuk melindungi diri dari infeksi COVID-19.

Baca Juga

Masker yang harus digunakan warga adalah masker jenis FFP2 atau di negara lain biasa dikenal sebagai KN95, N95 atau P2. Saat ini negara bagian Jerman lainnya sedang bersiap untuk menerapkan persyaratan serupa untuk penggunaan masker khusus.

Masker kain

Peraturan yang wajib ditaati seluruh warga Jerman saat ini adalah menggunakan masker sederhana sebagai syarat dasar di sebagian besar area publik. Masker sederhana yang dimaksud adalah sepotong kain yang menutupi seluruh mulut dan hidung. Bahkan bandana atau syal juga memenuhi syarat.

Saat Anda menghembuskan napas, kain tersebut menghambat aliran udara dan membatasi penyebaran kuman. Upaya ini secara signifikan sudah mengurangi risiko infeksi terhadap orang lain.

Oleh karena itu, logika di balik persyaratan penggunaan masker adalah jika semua orang mematuhinya, risiko infeksi di masyarakat akan menurun. Masker kain harus sering diganti dan dicuci dengan air panas untuk mencegah virus bertahan hidup.

Masker bedah

Masker jenis bedah setara dengan masker profesional, karena terdiri dari jaringan tipis sekali pakai dan serat kapas. Masker ini sering digunakan oleh dokter dan perawat, terutama saat menangani pasien di meja operasi agar terhindar dari infeksi kuman dan patogen.

Dalam proses operasi, dokter harus mengganti masker setidaknya setiap dua jam. Jika masker jenis ini dipakai berulang kali, efektivitasnya akan hilang dengan cepat.

Jika pemakai masker batuk atau bersin, maka sebagian besar tetesan dari mulut dan tenggorokan tersangkut di masker tersebut. Namun, perlindungan ini hanya bekerja jika masker diganti secara teratur dan dibuang secara higienis, dan aman. Selama pandemi, masker berkualitas filtrasi lebih baik telah menjadi standar praktis profesi medis.

Seberapa besar perlindungan yang diberikan masker?

Virus biasanya masuk ke tubuh melalui mulut atau mata, namun tangan juga memainkan peranan penting.

Meskipun kurang efektif dalam mencegah masuknya virus, masker bedah berfungsi sebagai pengingat agar si pemakai tidak menyentuh hidung dengan tangan saat merasakan gatal.

Setengah masker FFP menawarkan perlindungan yang lebih baik

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler