4 Rahasia Luar Biasa Terungkap dari Tablet Berusia 5.000 Tahun

Hieroglif.
Sumber :
  • bbc
Pixabay
Prasasti yang tertulis dalam aksara paku.

"Memegang tablet yang ditulis ribuan tahun yang lalu dan berhasil membaca apa yang tertulis adalah perasaan yang luar biasa," ujar Dr Christina Tsouparopoulou dari Departemen Arkeologi, Universitas Cambridge.

Cuneiform atau aksara paku adalah bentuk tulisan tertua di dunia. Aksara ini pertama kali dipakai sebagai sarana berkomunikasi secara tulisan lebih dari 5.000 tahun yang lalu, dan diyakini sudah ada sebelum hieroglif Mesir.

"Ini seperti melakukan perjalanan waktu. [Membaca tablet cuneiform] melontarkan Anda ke ribuan tahun yang lalu dan menempatkan Anda pada posisi orang-orang yang hidup jauh sebelum kita," kata Dr Selena Wisnom, dari Departemen Arkeologi dan Sejarah Kuno, Universitas Leichester.

Aksara paku digunakan oleh peradaban yang tinggal di Mesopotamia, termasuk bangsa Sumeria dan Akkadia.

Dengan ujung kayu runcing ditekan ke tanah liat, tablet-tablet ini tahan api dan bisa bertahan sangat lama. Namun selama ribuan tahun, tidak ada yang bisa menerjemahkannya.

Setelah banyak percobaan dan kegagalan, aksara paku akhirnya bisa diuraikan di era Victoria. Para sejarawan sepakat, apa yang terkandung dalam tablet-tablet ini sungguh luar biasa.

"Begitu tulisan paku berhasil dipecahkan, banyak hal tak terduga terungkap," kata Dr Irving Finkel, Kurator di Departemen Timur Tengah British Museum.

1. Kisah bahtera Nuh yang mendahului Alkitab

 

"Bawa semua makhluk hidup naik ke atas kapal. Kapal yang akan kau buat".

Getty Images
Detail dekoratif yang menunjukkan Gilgamesh, dari peradaban Asyur, abad ke-9 SM

Pada 1872, seorang sejarawan dan ahli Assyria bernama George Smith menerjemahkan tablet kesebelas dari Epic of Gilgamesh, dan menemukan untuk pertama kalinya kisah tentang banjir bandang.

Temuan tablet kuno yang dibuat ratusan tahun sebelum Alkitab ada, dengan kisah Bahtera Nuh tertulis di atasnya, membuat banyak orang era Victoria terkejut.

"Bawa semua makhluk hidup naik ke atas kapal. Kapal yang akan kau bangun," begitu terjemahan aksara paku yang ditemukan Smith.

Dr Finkel mengatakan, temuan ini `meledak` dan `sangat besar`. Kemiripannya lebih dari kesamaan umum dengan kisah-kisah tentang hewan dan kapal.