10 Inovasi Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia

Tindakan operasi dari buku Al-Tadrif
Sumber :
  • mvslim.com

VIVA.co.id - Dalam kehidupan sehari-hari, kita banyak mengenal penemuan yang berasal dari bangsa barat. Ternyata, dalam buku bertajuk '1001 Inventions', ada banyak hal yang di sekeliling kita ditemukan oleh orang-orang Islam.

Buku 1001 Inventions merupakan dokumen yang dibuat untuk merayakan banyaknya penemuan yang dilakukan bangsa muslim dan bisa digunakan oleh manusia sampai sekarang. Sayangnya, beberapa penemuan itu ada yang banyak terlupakan.

Berikut 10 penemuan hasil dari orang muslim berabad-abad lalu namun masih digunakan sampai sekarang, dilansir dari mvslim.com.

10. Kopi
Sekitar tahun 1200, seorang penggembala kambing bernama Khalid di wilayah Kaffa, Ethiopia Selatan. Dalam lereng itu, dia melihat para kambing yang dibawanya terlihat bersemangat dan bergairah usai memakan buah mirip beri atau kacang. Ia pun memutuskan untuk mencobanya, namun dengan cara direbus, diberi nama al-qahwa. Kopi itu dibawa ke Mekah dan Turki pada abad 13, masuk ke Eropa pada abad 15.

9. Jam
Konsep mesin otomatis awalnya ditemukan oleh pria cerdas dari Tenggara Turki, Al Jazari dari Diyarbakir. Pada 1206, Jazari membuat jam yang terdiri dari berbagai bentuk dan ukuran. Idenya adalah untuk membuat orang-orang muslim bisa mengetahui kapan waktu solat selama lima kali dalam sehari, dan bisa mengumandangkan azan dengan tepat waktu.

8. Kamera
Ibnu al-Haitham adalah ilmuwan yang merevolusi teori optik. Dia membantah keras teori ilmuwan Yunani yang mengatakan jika cahaya yang tidak terlihat memancar di mata dan menyebabkan penglihatan. Dia berargumen jika penglihatan dipicu oleh cahaya yang memantulkan objek dan memasuki mata. Dia pun membuktikannya dengan memanfaatkan ruang gelap. Di satu sisi ia melubangi dinding dan di sisi lainnya ia meletakkan kain putih. Cahaya pun ia pantulkan melalui lubang dan diproyeksikan ke lembar putih. Orang-orang kemudian menyebutkan sebagai qamara. Haitham menemukan kamera obscura pertama di dunia.

7. Kebersihan dan parfum
Al Jazari tidak hanya menemukan jam. Dia juga menciptakan mesin portabel yang bisa menyediakan air wudhu bersih. Sedangkan sabun, dipercaya ditemukan oleh orang Islam berabad-abad lalu. Sabun yang mereka ciptakan biasanya dicampur dengan minyak zaitun dan al-qali (sejenis inti garam). Semua campuran direbus lalu dibiarkan mengeras.

Islam juga yang menciptakan parfum. Al Kindi, yang terkenal sebagai filsuf, ahli matematika, geografi, astronomi dan kimia, pernah menulis kitab pembuatan parfum dan cara penyulingannya. Bukunya berisi ribuan resep membuat minyak wangi, salep dan cairan beraroma.

6. Universitas
Awalnya, Fatimah al-Fihri hanya ingin mendirikan pusat pembelajaran bagi komunitasnya. Pembelajaran ini berlokasi di masjid-masjid besar, seperti Al Qarawiyin, yang menjadi tempat diskusi agama dan politik. Secara bertahap, pembahasan mereka meluas untuk semua mata pelajaran. Metode belajar per mata pelajaran ini pun masih berlangsung sampai sekarang.

5. Mesin terbang
Pada abad ke-9, Abbas bin Firnas merancang alat seperti sayap, tepatnya kostum mirip burung. Dia mengadakan uji coba di Cordoba, Spanyol dan berhasil terbang beberapa saat, sebelum akhirnya jatuh dan tulang punggungnya patah. Namun begitu, penemuannya ini menginspirasi para seniman Italia enam ratus tahun kemudian, sampai penemu Leonardo da Vinci pun menggunakan metodenya.

4. Tindakan operasi
Abu al-Qasim Khalaf bin al-Abbad al-Zahrawi, atau lebih dikenal sebagai Abulcasis, menulis ensiklopedia kedokteran pertamanya bernama al-Tadrif. Di sini dijelaskan tahap-tahap dalam melakukan operasi, termasuk mengenalkan 200 alat operasi yang digunakan.

3. Peta
Kebutuhan peta pada masyarakat muslim jaman dahulu dipicu keinginan untuk bepergian dan berdagang, termasuk untuk mengeksplorasi dunia. Proses pembuatan peta awalnya berasal dari informasi mulut ke mulut. Setelah kertas ditemukan di Baghdad pada abad ke-8, peta pertama dan panduan perjalanan pun dibuat.

2. Musik

Seniman muslim di abad ke-9, Al Kindi, membuat notasi musik dengan solmisasi. Jika sekarang dikenal dengan Do, Re, Mi, Fa, So, La, Si, Do, Al Kindi telah menemukan lebih dulu solmisasi itu dengan alfabet Arab Dal, Ra, Mim, Fa, Sad, Lam, Sin. Sejak itu, muslim juga yang dari awal menciptakan instrumen musik.

1. Aljabar
Kitab Al-Jabr Wa Al-Mugabala diciptakan dari ahli matematika Persia di abad ke-9, Al-Khwarizmi. Dialah yang pertama memperkenalkan aljabar. Ini dianggap sebagai penemuan revolusioner yang lebih hebat dari matematika konsep Yunani, yang berdasarkan Geometri.