28-2-1953: Struktur DNA Ditemukan

DNA
Sumber :

VIVA.co.id – Pada 64 tahun lalu, perubahan dalam dunia biologi terjadi. Dua ilmuwan Universitas Cambridge, James D. Watson dan HC Crick, mengumumkan telah berhasil menentukan struktur double-helix DNA atau molekul yang mengandung gen manusia. Double-helix berbentuk sepasang spiral paralel yang terjalin di suatu sumbu utama pada struktur molekul DNA.

Dikutip dari History, Selasa 28 Februari 2017, temuan struktur DNA itu makin memperjelas dan menguak peran penting DNA. 

DNA memang telah ditemukan pada 1869. Tapi peran penting DNA dalam menentukan warisan genetik baru muncul pada 1943. 

Setelah tahun tersebut, studi struktur DNA makin menarik minat ilmuwan saat itu. Maka tak heran, pada awal 1950-an, Watson dan Crick merupakan dua dari banyak ilmuwan yang bekerja untuk mencari tahu struktur DNA. 

Pada 28 Februari 64 tahun lalu, keduanya memutuskan struktur DNA adalah polimer double-helix yang saling melukai satu sama lain. Menurut temuan keduanya, DNA mereplikasi diri mereka sendiri dengan memisahkan ke dalam helai individu yang masing-masing menjadi tempat model double helix baru. 

Struktur DNA yang ditemukan keduanya kemudian baru dipublikasikan pada 25 April 1953. 

Temuan struktur DNA membantu dorong perkembangan dunia medis. Di antaranya temuan itu bisa menjadi dasar bagi penyaringan gen penyakit sebelum kelahiran, makanan yang direkayasa secara genetik.

Struktur DNA juga bisa dimanfaatkan untuk mengidentifikasi sisa-sisa manusia, dan menjadi desain rasional pengobatan untuk AIDS, serta pengujian akurat untuk menentukan seseorang menjadi bagian dari aksi kriminal atau tidak. (art)