Doa Setelah Azan, Lengkap dengan Keistimewaan Membaca Doa

Ilustrasi masjid
Sumber :
  • https://factsofindonesia.com/

Doa di antara azan dan iqamah

Aktivitas berhenti ketika azan berkumandang di Mekah

Photo :
  • Bahauddin/MCH2019

Salah satu waktu yang paling mustajab untuk berdoa yaitu doa di antara waktu azan dan iqamah. Oleh sebab itu, kita disunnahkan untuk memperbanyak doa agar Allah SWT mengabulkan permintaan doa kita. Berikut salah satu doa yang dapat kamu baca.
"Allahumma innii as-alukal-‘aafiyah fid-dunya wal-aakhirah."   
Artinya: “Ya Allah, aku mohon pada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat.”

Disunnahkan membaca ayat kursi selepas membaca doa setelah azan

berdoa

Photo :
  • pixabay

Dalam riwayat hadis, Rasulullah SAW mengatakan bahwa ayat kursi merupakan ayat paling agung yang pernah diterimanya. 
“Dari Ubay bin Ka’ab, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai Abul Mundzir, ayat apa dari kitab Allah yang ada bersamamu yang paling agung?” Aku menjawab, “Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qayyum.” Lalu beliau memukul dadaku dan berkata, “Semoga engkau mudah memperoleh imu, wahai Abul Mundzir.” (HR. Muslim no. 810)”.

Salah satu waktu terbaik untuk membaca ayat kursi yakni setelah membaca rangkaian doa selesai azan. Berikut bacaan ayat kursi beserta artinya dapat kamu baca.

"Allaahu laa Ilaaha illa Huwal hayyul qayyumu. Laa ta'khudzuhuu sinatuw wa laa nauum. laHuu maa fissamaawaati wa maa fil ardhi. Man dzal ladzii yasfa'u 'indahuu illaa bi idznihi. Ya'lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum. Wa laa yuhithuuna bi syai-in min 'ilmihii illaa bi maasyaa-a. Wasi'a kursiyyuhussamaawaati wal ardha. Wa laa ya-udhuu hifzhuhumaa wahuwal 'aliyyul azhiim."

Artinya: “Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya, tidak mengantuk dan tidak tidur Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”