10 Alat Musik Betawi, Merdu Suara Percampuran Ragam Budaya

Pemusik Tanjidor ikut meramaikan acara.
Sumber :
  • Antara/Fanny Oktavionus

VIVA Edukasi – Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alam, ragam budaya, agama, bahasa dan potensi untuk dikembangkan. Salah satunya adalah kekayaan musik tradisional.

Indonesia memiliki musik yang tidak dimiliki oleh penduduk bumi yang lain, musiknya unik, enak dimainkan, bersahabat dengan alam, dan diakui oleh dunia. Musik tradisional yang berkembang secara tradisional di kalangan suku-suku tertentu yang berasal dari berbagai daerah tak di Indonesia.

Pencak silat beksi ini adalah asli budaya Betawi

Photo :
  • Istimewa

Lahir dan berkembang di suatu daerah tertentu dan secara turun-temurun dari suatu generasi ke generasi berikutnya. keberadaannya menggunakan bahasa, gaya dan tradisi khas daerah setempat.

Alat musik tradisional merupakan instrument musik atau alat musik yang berkembang di suatu daerah dan sudah berkembang secara turun-temurun. Alat musik tradisional dibuat pada daerah tertentu, sehingga alat musik satu wilayah dengan wilayah lainnya pasti berbeda. Meskipun ada beberapa alat musik yang terlihat mirip, perbedaan akan selalu ada.

Menarik, Ada Rumah Adat Betawi di Kolong Tol

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Sama seperti wilayah lain, Betawi juga memiliki beragam alat musik tradisional yang khas. Meskipun saat ini peranannya sebagai alat musik tradisional mulai terpinggirkan dan dapat dikatakan semakin langka, namun peranan dari alat musik Betawi tetap tidak bisa dianggap remeh dan patut untuk dilestarikan.

Pesatnya kemajuan ibu kota dan mulai mengembangkan kemauan dari generasi muda untuk mewujudkan warisan budaya sebagai salah satu penyebab langkahnya pertunjukan dari warisan budaya tradisional ini. Padahal suku yang banyak mendiami wilayah Ibu Kota Jakarta ini memiliki beragam jenis alat musik yang sangat pantas untuk dilestarikan.

Ragam Alat Musik Betawi

Betawi sebagai salah satu suku bangsa di Indonesia yang bertempat tinggal di Jakarta. Kebudayaan Betawi merupakan budaya hasil dari asimilasi dan akulturasi dari berbagai budaya.

Sesuai dengan pendapat dari berbagai pihak, bahwa suku Betawi merupakan hasil dari perkawinan antar kelompok etnis dan budaya yang sudah ada di Jakarta seperti Sunda, Melayu, Bali, Bugis, Makassar, Ambon, Arab, Tionghoa dan India.

1. Gambang

Gambang

Photo :
  • Tangkapan layar instagram/batik_semar

Alat musik khas betawi yang pertama adalah gambang. Gambang merupakan alat musik tradisional Betawi yang terbuat dari bilah kayu yang membuka 18 bilah dan berbentuk seperti perahu.

Kayu yang umum digunakan untuk membuat gambang adalah kayu manis, suangking dan ahlu batu. Masing-masing bilah kayu dapat menghasilkan nada yang berbeda sesuai dengan ukuran. Gambang sendiri bekerja sebagai pengiring dalam kesenian gambang kromong.

2. Kromong

Kesenian Gambang Kromong.

Photo :
  • http://www.reinha.com

Kromong biasa disebut juga dengan bonang. Jika gambang terbuat dari kayu, maka kromong terbuat dari logam. Cara memainkan alat gambang dan kromong ini sama sama dipukul.

Fungsi dari kromong atau bonang adalah sebagai pembawa melodi pokok dari alat-alat musik yang lainnya.

3. Gambang Rancag

Gambang rancag terdiri dari dua unsur yaitu gambang dan rancag. Gambang berarti musik pengiringnya dan rancag sebagai cerita yang dibawakannya. Gambang rancag sebagai nyanyian yang menuturkan cerita rakyat Betawi dalam bentuk pantun terkait. Gambang rancag umumnya membawakan lakon jago seperti Si Pitung, Si Jampang, dan Si Angkri.

Istimewanya lakon-lakon ini diubah menjadi pantun berkait. Lakon yang diubah menjadi pantun terkait dibawakan atau dinyanyikan oleh dua orang secara bergantian, sama dengan berbalas pantun. Kemudian, alat musik keroncong tugu ditambah dengan suling, biola, rebana, mandolin, cello, kempul dan segitiga atau besi segitiga.

4. Marawis

Lomba marawis di Lapangan Banteng memperingati ramadhan

Photo :
  • Antara/ Paramayuda

Marawis merupakan alat musik tradisional hasil dari perpaduan budaya antara budaya Betawi dan budaya Timur Tengah. Alat musik Betawi satu ini sangat terkenal di Indonesia, bahkan diadaptasi juga sebagai alat musik Bengkulu.

Marawis memiliki bentuk menyerupai rebana, namun terdapat perbedaan pada bentuk. Marawis juga memiliki bentuk yang lebih gempal dibandingkan dengan rebana yang memiliki bentuk lebih pipih.

Seperti halnya rebana, mawar memiliki unsur keagamaan yang kental karena sering digunakan sebagai pengiring acara keagamaan dan lirik lagu yang dibawakan merupakan pujian dan kecintaan pada Sang pencipta. Marawis dibedakan menjadi tiga bagian berdasarkan pukulan atau nada yang dihasilkan seperti berikut.

  • Zapin, memiliki nada yang lebih lambat dan digunakan untuk mengiringi lagu-lagu yang suasananya gembira. Misalnya lagu berbalas pantun saat di pernikahan khas Betawi, shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan lagu Melayu.
  • Sarah, memiliki irama dan nada yang menghentak serta membangkitkan semangat. Sarah digunakan saat acara seperti mengarak pengantin.
  • Zahefah, tidak terlalu berbeda dengan sarah memiliki nada atau irama yang sama. Zahefah digunakan untuk mengiringi lagu di majlis.

5. Rebana Hadro

Kerajinan Alat Musik Marawis

Photo :
  • Antara/Wahyu Putro A

Rebana Hadro memiliki ukruran 25 cm – 35 cm. lebih besar dari rebana ketimpring. Pada kayu kelongkongan dipasang tiga pasang lingkaran logam berfungsi sebagai krecek. Fungsi dari rebana ini yaitu :

  • Bawa, sebagai komando, dimana bekerja sebagai komando yang pukulannya lebih rapat
  • Ganjil/ Seling, sebagai pengiring atau yang mengisi dengan Bawa
  • Gedug, sebagai pengiring yang tepat.

6. Gender

Gender sama seperti kromong yang terbuat dari bahan logam. Selain perunggu, gender biasanya juga terbuat dari bahan kuningan atau besi. Gender sendiri terdiri atas 10 hingga 14 buah bilah papan logam yang dibentuk dalam sebuah kotak yang terbuat dari kayu.

Jamur dari gender cukup vital dalam sebuah pertunjukan. Selain sebagai penuntun penyanyi untuk memulai lagu, gender juga bekerja sebagai penyelaras dan pemimpin dalam sebuah lagu.

7. Kecrek

Alat Musik Saron

Photo :
  • Tangkapan Layar: Instagram

Kecrek Betawi menggunakan logam tipis yang terbuat dari besi, kuningan maupun tembaga yang biasanya mengunjungi 2 atau 4 buah. Logam ini disusun di atas sebuah pegangan atau papan yang terbuat dari kayu dengan tongkat kecil sebagai media pemukulnya.

Kecrek itu sendiri memiliki fungsi sebagai pemberi aba-aba, pemanfaatan, dan menjadi pengiring dalam sebuah pertunjukkan seni.

8. Gong

Gong Perdamaian Ambon

Photo :
  • VIVA/Fajar Ginanjar Mukti

Tidak hanya terkenal di suku Jawa saja, gong juga menjadi dalah satu elemen penting dalam pertunjukkan pagelaran musik bagi warga suku Betawi.

Dalam logamnya, alat musik yang terbuat dari ini berfungsi sebagai sebuah alat untuk ritual keagamaan dan juga upacara adat.

9. Gambus

Gitar gambus tradisional warga di Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur

Photo :
  • VIVA.co.id/Harry Siswoyo

Gambus merupakan salah satu alat musik petik yang memiliki dawai atau senar yang dibuka 3 hingga 12 senar. Semakin banyak senar yang digunakan, semakin beragam juga nada yang dapat dihasilkan. Fungsi gambus sebagai pengiring dalam sebuah pertunjukan.

10. Tanjidor

Pemusik Tanjidor ikut meramaikan acara.

Photo :
  • Antara/Fanny Oktavionus

Alat musik tanjidor merupakan alat musik khas Betawi yang populer sampai sekarang. Alat ini awalnya dimainkan oleh budak-budak Belanda di Batavia. Tanjidor sebagai alat musik yang dimainkan kelompok.

Orkes Tanjidor berkembang pada abad ke-19 ketika perkumpulan kaum Betawi lahir. Seperti gambang kromong, tanjidor terdiri dari berbagai alat musik. Ada alat musik pukul seperti tamburm alat musik tiup seperti tombon, tenor, piston, dan klarinet.

Tanjidor dimainkan bersama dengan lagu daerah seperti Jali-Jali. Kesenian musik ini dimainkan ketika acara khitanan, pernikahan, mengurangi Kemerdekaan Indonesia dan tahun baru. Orkes Tanjidor biasanya dimainkan sambil berjalan mengelilingi lingkungan rumah.

Nah, itu deretan alat musik betawi yang Viva dapat berikan ulasan ke kamu. Semoga bermanfaat pengetahuan tentang alat musk dari suku yang mendiami Ibu Kota Jakarta ini ya!