Gen Z hingga Boomer, Begini Cara 4 Generasi Hadapi Krisis Keuangan

Ilustrasi Uang
Sumber :
  • Freepik/rawpixel.com

VIVA – Kondisi ekonomi terus berubah dalam beberapa dekade terakhir. Inflasi, perubahan dunia kerja, krisis ekonomi, hingga meningkatnya biaya hidup membuat setiap generasi memiliki pengalaman finansial yang berbeda.

Meski kini Gen Z, milenial, Gen X, dan baby boomer sama-sama menghadapi kondisi ekonomi yang serupa, cara mereka mengatasi masa sulit ternyata tidak sama. Pengalaman ketika tumbuh dan mulai bekerja turut membentuk cara masing-masing generasi memandang uang, utang, tabungan, dan masa depan. Melansir dari YourTango, berikut perbedaan cara empat generasi menghadapi masa sulit secara finansial.

1. Boomer Mengandalkan Tabungan

Generasi baby boomer cenderung memiliki pendekatan yang lebih konservatif terhadap masalah keuangan. Sebagian dari mereka telah bekerja selama puluhan tahun dan memiliki tabungan maupun aset yang dapat digunakan ketika kondisi ekonomi memburuk.

Ketika menghadapi tekanan finansial, boomer cenderung mengurangi pengeluaran dan menggunakan tabungan yang sudah dikumpulkan. Mereka juga lebih terbiasa dengan prinsip hidup hemat serta menyiapkan dana untuk menghadapi situasi tidak terduga.

Pengalaman bekerja dalam kondisi ekonomi yang relatif berbeda membuat sebagian boomer memiliki keyakinan bahwa masalah keuangan dapat dihadapi dengan perencanaan dan disiplin.

2. Gen X Memilih Menghadapi Masalah Secara Langsung

Gen X memiliki pengalaman ekonomi yang cukup beragam. Mereka melewati sejumlah gejolak besar, termasuk gelembung dot-com dan Great Recession.

Pengalaman tersebut membuat Gen X cenderung realistis ketika menghadapi persoalan uang. Mereka tidak selalu memiliki tingkat kekayaan seperti sebagian boomer, tetapi terbiasa mengambil keputusan berdasarkan kondisi nyata.

Ketika pengeluaran meningkat atau pendapatan berkurang, Gen X cenderung mencari sumber masalah dan langsung melakukan penyesuaian. Mereka dapat mengurangi pengeluaran, mencari penghasilan tambahan, atau mengubah rencana keuangan daripada hanya menunggu keadaan membaik.

Sikap mandiri yang terbentuk sejak kecil juga berpengaruh. Banyak anggota Gen X terbiasa mengurus diri sendiri sejak usia muda sehingga mereka cenderung percaya bahwa persoalan harus diselesaikan dengan kemampuan sendiri.

3. Milenial Rela Menunda Banyak Hal

Milenial menghadapi tantangan ekonomi sejak awal memasuki dunia kerja. Banyak dari mereka memulai karier ketika Great Recession terjadi. Setelah kondisi ekonomi membaik, pandemi kembali menghadirkan ketidakpastian baru.