Kenapa Perut Pria Makin Buncit setelah Usia 40?

Perut Buncit
Sumber :
  • Istock

"Ketika kemampuan sebagian besar sel punca pada orang dewasa untuk berkembang menurun seiring bertambahnya usia, hal sebaliknya justru terjadi pada APC. Proses penuaan seolah membuka kemampuan sel-sel ini untuk berkembang dan menyebar," kata ketua Departemen Endokrinologi Molekuler dan Seluler, Adolfo Garcia-Ocana, PhD.

Dia menyebut ini merupakan bukti pertama bahwa perut seseorang bisa membesar seiring bertambahnya usia karena APC menghasilkan sel-sel lemak baru dalam jumlah besar. Selain itu, para ilmuwan menemukan adanya jalur sinyal tertentu yang hanya ditemukan pada tikus yang lebih tua. Jalur tersebut memberikan sinyal kepada jenis sel punca lainnya untuk mulai membentuk sel-sel lemak baru, terutama di area perut.

Lantas bagaimana dengan manusia? Para peneliti juga mencoba melihat apakah hal serupa terjadi pada manusia. Berbeda dengan apa yang dilakukan peneliti terhadap tikus, para peneliti justru melakukan percobaan menggunakan sel manusia di laboratorium. Hasilnya menunjukkan pola yang serupa dengan apa yang mereka temukan pada tikus.

Perubahan Lain yang Membuat Berat Badan Lebih Mudah Naik di Usia Paruh Baya

Perubahan pada sel tubuh memang dapat membuat berat badan lebih mudah bertambah seiring usia. Namun, itu bukan satu-satunya penyebab. Perubahan hormon dan metabolisme juga ikut berperan, kata direktur medis MemorialCare Surgical Weight Loss Center di Orange Coast Medical Center, Fountain Valley, California, Mir Ali, MD.

Salah satu hormon yang cukup penting adalah testosteron. Berat badan dan kadar testosteron memiliki hubungan yang erat. Produksi hormon seks utama pria ini mulai menurun setelah usia 30 tahun. Kondisi tersebut dapat membuat pria lebih mudah mengalami kenaikan berat badan.

Sebaliknya, kenaikan berat badan juga dapat menurunkan kadar testosteron. Pasalnya, jaringan lemak mengandung enzim bernama aromatase yang dapat mengubah testosteron menjadi estrogen. Selain perubahan hormon, kebiasaan sehari-hari juga turut berperan dalam munculnya perut buncit di usia paruh baya.

Wakil direktur Diabetes and Lipid Center di Tufts Medical Center sekaligus ahli endokrinologi di Tufts Medicine Weight & Wellness Center–Stoneham, Richard Siegel, MD, mengatakan pria di usia paruh baya cenderung menjadi kurang aktif secara fisik. Pada saat yang sama, gangguan tidur juga lebih sering muncul seiring bertambahnya usia.