93 Hari Tinggal di Bawah Air, Umur Pensiunan AL Berkurang Segini

Ilustrasi arus di Samudra Atlantik.
Sumber :
  • RHo (WMF)/Wikimedia

Dituri menggunakan lingkungan bertekanan untuk mempelajari bagaimana tubuh manusia merespons paparan jangka panjang terhadap tekanan ekstrem di ruang kecil selama 100 hari -lingkungan serupa yang akan dialami para pahlawan penjelajah luar angkasa saat bepergian ke Planet Mars.

"Anda memerlukan salah satu tempat yang terputus dari aktivitas luar. Kirim orang ke sini untuk liburan dua minggu, di mana kaki mereka digosok, rileks, dan dapat merasakan manfaat pengobatan hiperbarik," ujarnya. 

Dituri memulai misi ini pada 1 Maret. Tujuannya bukan hanya memecahkan rekor hidup di bawah air terlama tetapi juga mempelajari bagaimana tekanan dapat bermanfaat bagi tubuh manusia.