Anak-anak Jadi Target Ancaman

Ilustrasi anak belajar dari komputer.
Sumber :
  • Pexels/Julia M Cameron

6. Anak-anak sangat ingin mengunduh aplikasi yang tidak tersedia di negara mereka, namun justru menemukan salinan berbahaya

Jika suatu aplikasi tidak tersedia di wilayah Anda, para pengguna muda akan mencari alternatif, yang sering kali merupakan salinan berbahaya. Bahkan jika mereka beralih ke toko aplikasi resmi seperti Google Play, mereka tetap berisiko menjadi mangsa penjahat dunia maya.

Dari 2020 hingga 2022, peneliti Kaspersky telah menemukan lebih dari 190 aplikasi yang terinfeksi Harly Trojan di Google Play, yang mendaftarkan pengguna ke layanan berbayar tanpa sepengetahuan. Perkiraan konservatif soal jumlah pengunduhan aplikasi-aplikasi ini adalah 4,8 juta, namun jumlah korban sebenarnya mungkin lebih tinggi.