Efek Merger bagi XLSmart

Direktur Utama dan Kepala Eksekutif XLSmart, Rajeev Sethi (dua kanan).
Sumber :
  • VIVA/Lazuardhi Utama

Utang kotor tercatat Rp23,7 triliun, dengan rasio gearing net debt to EBITDA (termasuk finance lease) sebesar 3,38x. Sedangkan, utang bersih tercatat sebesar Rp21 triliun. Adapun XLSmart tidak memiliki utang berdenominasi dollar AS.

Meski begitu, sebesar 87 persen dari pinjaman yang ada saat ini memiliki suku bunga mengambang (floating) dan 13 persen memiliki suku bunga tetap. Free Cash Flow (FCF) mencapai Rp6,6 triliun, serta belanja modal (capex) mencapai Rp11,2 triliun di sepanjang tahun lalu.