Busana 5 Desainer Indonesia akan Melenggang di Tokyo

Salah satu karya desainer Indonesia yang bakal dibawa ke Tokyo.
Sumber :
  • Instagram @rukukadotcom

VIVA – Semakin banyak desainer Indonesia yang go international dengan tampil di berbagai pagelaran busana di luar negeri. Namun, tak hanya desainer kondang saja yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, desainer independen pun juga bisa lho mencetak prestasi yang tak kalah membanggakan. Seperti lima desainer independen yang karyanya bakal melenggang di panggung Amazon Fashion Week Tokyo 2018 ini.

Ku Ka melalui portal ruKuKa.com (rumah Ku Ka) atau platform teranyarnya juga berkolaborasi dengan (X)SML akan terbang ke Tokyo membawa karya-karya terbaik milik lima desainer independen kebanggaan Indonesia. Karya-karya terbaik bangsa ini akan melenggang ditampilkan di Amazon Fashion Week Tokyo 2018 pada 19 Maret 2018, pukul 20.00 waktu Jepang. 

"Kelima karya terbaik desainer-desainer ini akan melengkapi koleksi fesyen milik (X)SML. Sementara ruKuKa.com akan berkomitmen untuk menciptakan kontinuitas penyerapan produk-produk tersebut di pasar global melalui sistem transaksi online internasional lewat websitenya," tulis pernyataan resmi dari Ku Ka, menurut rilis yang diterima oleh VIVA, Kamis, 15 Maret 2018.

Berikut daftar brand lokal karya desainer Indonesia yang akan unjuk gigi di Amazon Fashion Week Tokyo 2018.

Pijak Bumi
Desainer: Rowland Asfales
Sepatu dengan desain unik yang ramah lingkungan asal bandung. Pijak Bumi menggunakan material natural vegetable tanned leather karena bahan ini dipercaya memiliki durabilitas tinggi, tingkat kelenturan sedang, resistensi terhadap noda yang cukup baik, dan karakteristik patina yang indah.

Threadapeutic
Desainer: Nagawati Surya
Produk upcycling dari limbah pakaian. Setiap produk Threadapeutic memiliki spirit mencintai lingkungan dengan cara mendaur kain-kain perca menjadi sebuah produk fesyen baru. 

SRW
Desainer: Syagini Ratna Wulan
Produk yang berfokus pada kerajinan kulit terutama tas ini merupakan hasil karya Syagini Ratna Wulan. Ingin terus menghidupkan workshop kulit sang ayah, adalah alasan utama Syagini (Cagi) membangun s.rw. Cagi berhasil membuat tas-tas yang digandrungi anak muda, furball bag atau tas bulat yang dibalut potongan kain kulit menyerupai sisik ikan merupakan signature product yang berhasil diciptakannya.

Sundhari
Desainer: Sundhari
Kumpulan aksesoris buatan asli Indonesia dengan gaya yang selalu menerapkan budaya-budaya Indonesia membuat karya dari Sundhari ini terlihat menjadi sebuah aksesoris eksotik.

Ai’telier
Desainer: Karlin + Agnes
Ai’telier lahir dari gagasan dua orang wanita yang bersahabat dan percaya bahwa semua wanita memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh gayanya. Aksesoris dari Ai’telier 100 persen buatan tangan kolaborasi kedua sahabat ini.