Mengungkap Manfaat dan Efek Samping Suntik Botox

Ilustrasi perawatan kecantikan.
Sumber :

VIVA.co.id – Beberapa tahun belakangan ini, masyarakat tengah digandrungi oleh salah satu perawatan kecantikan, yakni Botox. Suntik Botox semakin marak digunakan di dunia medis lantaran dianggap memiliki berbagai manfaat.

Botox merupakan protein murni yang diekstraksi dari bakteri Clostridium Botullinum. Proses pemurnian protein dari bakteri ini sama dengan proses pemurnian protein pada obat antibiotik lainnya.

Banyak orang memilih perawatan wajah dengan Botox karena memiliki manfaat seperti melemaskan otot yang berkerut, menaikkan alis, mengoreksi bentuk rahang. Selain itu, mengurangi produksi keringat yang terlalu berlebih pada sejumlah bagian tubuh lainnya.

"Tujuan Botox itu dilakukan karena untuk melemahkan otot yang yang berkerut dan pada saat kontraksi kerut itu tidak akan terlihat lagi. Selain itu, manfaat lainnya, seperti mengurangi produksi keringat yang berlebih pada ketiak dan bagian tubuh lainnya," ujar dr. Shakti Indraprasta, SpKK dari NMW Skincare kepada VIVA.co.id.

Dia menuturkan, obat pada Botox berfungsi untuk mengoreksi ekspresi wajah yang berlebihan, sehingga terlihat lebih natural. Terapi kecantikan ini bisa diberikan pada pasien yang sudah menampakkan garis-garis di wajah, seperti usia 30 tahun ke atas.

Kendati demikian, efek samping yang ditimbulkan oleh Botox menurutnya ringan, seperti kelumpuhan otot, bengkak dan reaksi alergi. Di samping itu, sedikit memar pada bagian yang disuntikkan cairan Botox.

"Meski begitu hal tersebut tidak akan berlangsung lama," ucap dia. (mus)