Buya Yahya Ungkap Pentingnya Tak Umbar Kekurangan Pasangan dalam Rumah Tangga

Ilustrasi wanita marah pada pasangan.
Sumber :
  • U-Report

Jakarta – Menjalin rumah tangga memang tidak mudah seperti yang dibayangkan saat belum menjalaninya. Namun, satu yang perlu diketahui dan diamalkan bahwa janganlah kamu sampai menyebut kekurangan atau kejelekan pasangan. Baik itu secara terang-terangan ataupun secara halus. 

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Buya Yahya dalam ceramahnya melalui Al Bahjah TV tentang larangan menyebut kekurangan suami atau istri dalam rumah tangga. Disebut oleh salah satu ulama ternama di Indonesia itu bahwa sepasang suami istri harus memastikan tidak akan menyebut kekurangan pasangannya sampai akhir hayatnya nanti. Hal itu juga seperti yang diajarkan oleh Nabi kepada umatnya. 

Buya

Photo :
  • 1482347

“Pastikan Anda tidak akan menyebut kekurangan pasangan Anda sampai Anda mati,” ucap Buya Yahya yang dikutip VIVA pada Kamis, 8 Juni 2023. 

Menurutnya, menyebut kekurangan itu adalah suatu yang menyakitkan dan setelah merasakan sakit maka salah satu dari pasangan akan membalasnya. Padahal semua manusia tentu memiliki kekurangan. Lebih baik tutupi kekurangan pasangan dengan kelebihan yang dimiliki. 

“Kalaupun kita melihat kekurangan pasangan, jangan disebut sampe kapanpun tutupi dengan kelebihan yang bisa Anda lihat,” kata Buya menjelaskan. 

“Sementara pasangan kita manusia tentu ada kekurangannya, tapi kalau kita pandai menyembunyikannya gak perlu disebut,” smabungnya. 

Lebih lanjut, Buya Yahya juga mengatakan bahwa menjaga perasaan pasangan itu menjadi salah satu hal yang penting, bahkan diajarkan juga oleh Nabi. Oleh karena itu, beliau mengimbau agar tak menjadikan hal itu sebagai kebiasaan. 

“Tolong jaga lisanmu, jaga mulutmu jangan menyebut kekurangan pasanganmu 

Satu yang perlu diketahui adalah bahwa menurut rumus yang disampaikan oleh Buya jika menyebut kejelekan pasangan maka yang menyebut itulah yang sebenarnya memiliki kejelekan. 

Ilustrasi

Photo :
  • 485692

“Pastikan kalau engkau sudah menyebut kejelekan pasanganmu engkau yang jelek, sudah rumus itu,” tegasnya. 

Dengan hal buruk tersebut, sudah pasti akan menimbulkan reaksi seperti cekcok dalam rumah tangga hingga akhirnya setan masuk dan menggoda untuk memisahkan pasangan. 

“Dari biasanya menyebut kejelekan pasangan itu membuat reaksi, setelah ada reaksi sering berantem sering caci maki di situlah hilang cinta setan akan bermain setelah itu,” pungkasnya.