Bahaya Incredibles 2 Bagi Penderita Epilepsi dan Migrain

Incredibles 2
Sumber :
  • dok.ist Youtube

VIVA – Film animasi dari Disney dan Pixar, Incredibles 2, menjadi film favorit keluarga yang sangat dinanti. Film ini menyajikan aksi Elastigirl dan Mr. Incredible dalam petualangan seru sambil menjaga ketiga anaknya.

Sejak peluncurannya oleh Disney, Incredibles 2 secara internasional telah mendominasi box office. Namun, beberapa pengguna Twitter sempat berbagi info bahwa film ini dapat memicu kondisi medis pada orang yang rentan. Sejumlah kicauan dari mereka yang sudah menyaksikan film ini pun jadi viral. Dan sekarang, film ini telah diberi label, Health Alert.

Dilansir laman Times Of India, berawal dari kicauan Veronica Lewis, yang men-tweet bagaimana film ini dapat memengaruhi kesehatan penonton yang memiliki sensitivitas cahaya. Dia menulis, "Health Alert. Saya belum melihat ini disebutkan di banyak tempat, tetapi film Incredibles 2 yang baru dipenuhi dengan efek lampu berkedip yang dapat menyebabkan masalah bagi orang-orang dengan epilepsi, migrain, dan penyakit kronis."

Ada banyak lagi tweet yang dia kirim, yang menyebutkan bagaimana senjata penjahat dalam film, yang memancarkan cahaya terang, dapat memengaruhi anak-anak dan orang-orang dengan penyakit kronis. Namun, dia menyebutkan bahwa niatnya tidak untuk melarang banyak orang menonton film ini, karena tentu film ini diproduksi dengan pertimbangan-pertimbangan matang.

Namun, Veronica meminta Disney dan Pixar untuk mengeluarkan peringatan kesehatan bagi orang-orang dengan epilepsi, migrain atau penyakit kronis.

"Jadi, senjata penjahat pilihan dalam film mengeluarkan cahaya putih terang yang ada pada frekuensi yang sangat cepat," tulis Veronica lagi di akun Twitter miliknya.

Ia menyayangkan, adegan menggunakan senjata ini juga banyak dilakukan di seluruh film dan sering tanpa peringatan.

"Saya tidak menyerukan boikot terhadap Incredibles 2, atau untuk mengubah film. Ini dilakukan dengan sangat baik," kicauan berikutnya.

"Video game, beberapa video musik, konser langsung, atraksi taman hiburan, dan bahkan elektronik konsumen menyediakan peringatan ini."

Ia juga menulis, orangtua memiliki hak untuk membuat keputusan berdasarkan informasi tentang sesuatu yang dapat memengaruhi keselamatan kesehatan untuk mereka dan anak-anak.

Veronica sendiri mengaku migrain setelah menonton film ini. Dia menderita kondisi otak yang disebut Chiari malformasi, yang menyebabkan gangguan penglihatan dan migrain fotosensitif.

Beruntung, kicauannya mendapat tanggapan positif dari Disney. Disney sepertinya mendengar kekhawatiran penonton di media sosialnya. Dan akhirnya, bioskop di seluruh negeri memasang tanda peringatan kesehatan karena bahaya cahaya dari film tersebut.

Sejumlah dokter pun mengatakan bahwa jika Anda memiliki kondisi seperti epilepsi fotosensitif,  mungkin tidak membiarkan diri menikmati produksi Disney terbaru ini. Jika terpaksa ingin sekali melihatnya, disarankan menonton dengan lampu menyala atau dengan mengatur jarak pandang ke layar lebih jauh.