Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Imunisasi Belum Maksimal, Indonesia Risiko Tinggi Campak Rubella

Senin, 7 Januari 2019 | 15:42 WIB
Foto :
  • ANTARA FOTO/Ampelsa
Vaksin Campak dan Rubella (MR).

VIVA – Kampanye imunisasi campak masih terus digalakkan hingga saat ini. Hingga 31 Desember 2018, kampanye Imunisasi Campak Rubella Fase II baru mencapai 72,79 persen atau lebih dari 23 juta anak di luar Pulau Jawa. Jumlah ini masih belum cukup untuk melindungi seluruh masyarakat dari bahaya penyakit campak, rubella dan cacat lahir akibat rubella.

"Dibutuhkan cakupan imunisasi minimal 95 persen agar terbentuk kekebalan masyarakat yang cukup untuk menurunkan kasus campak, rubella dan cacat lahir akibat rubella secara bermakna serta mencegah kejadian luar biasa," ujar Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr. Anung Sugihantono, M.Kes, saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin, 7 Januari 2018.

Baca Juga

Anung mengungkapkan, 12 provinsi tersebut, di antaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Papua Barat, Lampung, Gorontalo, Bali, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah telah sukses mencapai cakupan lebih dari 95 persen. Namun, masih ada provinsi dengan cakupan kurang dari 50 persen, yaitu Aceh, Sumatera Barat dan Riau.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler