Pasien Inggris 'Bebas' HIV Setelah Pengobatan Sel Punca
- bbc
Pasien dapat berhenti memakan obat terapi antiretroviral. - Getty Images
Bagaimana cara kerjanya?
CCR5 adalah reseptor yang paling biasa dipakai HIV-1 - jenis virus HIV yang paling banyak ditemukan di dunia - untuk memasuki sel.
Tetapi sejumlah kecil orang yang kebal terhadap HIV memiliki dua kopi reseptor CCR5 yang termutasi.
Ini berarti virus tidak dapat menembus sel di tubuh yang biasanya terinfeksi.
Pasien London menerima sel punca dari donor dengan mutasi genetik khusus, yang membuatnya juga kebal terhadap HIV.
Tetapi simpanan sel pembawa HIV tetap ada di tubuh, dalam keadaan istirahat/remisi, selama bertahun-tahun.
Para peneliti Inggris mengatakan adanya kemungkinan menggunakan terapi gen untuk menyasar reseptor CCR5 pada ODHA. Sekarang mereka mengetahui bahwa kesembuhan pasien Berlin bukanlah suatu kebetulan.
Prof Graham Cooke, profesor peneliti National Institute for Health Research dan pengajar penyakit infeksi dari Imperial College London mengatakan hasil ini "memberikan semangat" kepada para peneliti.
"Jika kita bisa memahami lebih baik bagaimana prosedur ini dapat berhasil pada sejumlah pasien dan tidak efektif pada yang lain, kita akan semakin mendekati tujuan utama mengobati HIV.
Tetapi "sekarang prosedur ini masih terlalu berisiko untuk diterapkan."
`Kemungkinan signifikan`
Dr Andrew Freedman, pengajar penyakit infeksi dan dokter konsultan kehormatan Cardiff University mengatakan ini adalah sebuah "laporan yang menarik dan kemungkinan signifikan".
Tetapi dia mengatakan penelitian lanjutan yang lebih panjang diperlukan untuk memastikan virus tidak muncul kembali pada tahapan selanjutnya.
"Sementara jenis perawatan ini jelas tidak praktis dalam menangani jutaan orang di dunia yang hidup dengan HIV, laporan seperti ini dapat membantu dikembangkannya obat HIV."
Untuk sementara waktu, dia mengatakan fokus perlu dilakukan pada pendiagnosaan HIV secepatnya dan memulai pasien pada terapi antiretroviral kombinasi seumur hidup (cART).
Ini dapat mencegah virus ditularkan ke pihak lain dan memberikan harapan hidup yang hampir normal kepada ODHA.