Gawat, Pacitan KLB Hepatitis A

Ilustrasi penelitian virus Hepatitis
Sumber :
  • www.pixabay.com/Prylaler

VIVA – Wabah penyakit Hepatitis A baru-baru ini dikabarkan terjadi di Pacitan, Jawa Timur. Ditemukan ada ratusan kasus hepatitis yang tersebar di delapan kecamatan di Pacitan, Jawa Timur. Hal ini disampaikan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementrian Kesehatan, Wiendra Waworuntu.

“Telah terjadi KLB (kejadian luar biasa) Hepatitis A di Kabupaten Pacitan, tersebar di 8 (delapan) kecamatan yakni Sudimoro, Sukorejo, Ngadirojo, Wonokarto, Tulakan, Bubakan, Tegalombo, Arjosari. Total kasus 701 orang dan tidak ada kematian (CFR=0),” kata Wiendra seperti dikutip dari siaran pers yang diterima VIVA, Sabtu, 29 Juni 2019.

Dia melanjutkan, pola penularan hepatitis di daerah tersebut diduga melalui satu sumber (common source) berupa makanan yang telah terkontaminasi penjamah makanan dan berkembang dari orang ke orang (propagated source). Terkait dengan hasil pemeriksaan, awalnya dilakukan tes di laboratorium RSUD Pacitan terhadap kasus yang berasal dari wilayah Puskesmas Sudimoro dan Ngadirejo: sero marker positif Hepatitis A.

Sedangkan untuk hasil pemeriksaan spesimen serum 8 (delapan) kasus suspek Hepatitis A dan dikirim ke BBLK Surabaya pada tanggal 17 Juni 2019: 8 kasus (100 persen) positif Hepatitis A. Dan Hasil rapid test (RDT HAV) terhadap 12 kasus pada tanggal 20 Juni 2019: 11 kasus (91,67 persen) positif Hepatitis A.

Dengan adanya peristiwa tersebut, Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan pun telah melakukan beberapa upaya, mulai dari mendirikan pos kesehatan di desa sebagai upaya isolasi dan membatasi kontak karena  keterbatasan fasilitas tempat tidur di puskesmas.

Kemudian melakukan pengamanan sumber air bersih melalui kaporisasi sumber air bersih milik pribadi dan umum terutama sumber air yang berhubungan langsung dengan penderita. Pengawasan, pembinaan dan pengamanan makanan/minuman di tempat makan/warung makan hingga pengamanan lingkungan dari kemungkinan paparan virus Hepatitis A melalui pembagian Lysol pada penderita dan keluarganya. (ase)