Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Rabu, 15 Juli 2020 | 12:08 WIB

Ilmuwan China Akui Pemerintahnya Tutupi Isu Virus Corona Sejak Awal

Team VIVA »
Adinda Permatasari
Foto :
  • pixabay
Ilustrasi virus corona.

VIVA – Seorang ilmuwan China yang menjadi whistleblower kasus virus corona membuat pernyataan bahwa banyak nyawa seharusnya bisa terselamatkan jika pemerintahnya tidak menutupi apa yang dikerjakannya pada virus corona.

Ahli virologi bernama Li Meng Yan, yang berbasis di Hong Kong School of Public Health, berbicara mengenai Beijing yang menutup wabah saat dia bersembunyi di Amerika Serikat (AS).

Baca Juga

Baca juga: 4 Fakta Vaksin COVID-19 Rusia yang Paling Pertama Diuji ke Manusia

Pemerintah China sudah lama dituduh mencoba membungkam siapapun yang ingin membuat peringatan sebelum virus itu menjadi pandemi awal tahun ini. Virus yang berawal di Wuhan itu kini sudah membunuh lebih dari 500 ribu nyawa di seluruh dunia hingga Senin lalu.

Dilansir laman Mirror, Yan ingin membongkar pemerintah China dengan mengatakan kalau mereka tahu mengenai virus corona novel sebelum secara publik mengakui ada wabah.

"Kami tidak punya banyak waktu. Ini pandemi yang besar yang kami lihat di dunia. Ini lebih dari yang kami ketahui dalam sejarah manusia. Jadi, waktu menjadi sangat, sangat penting. Jika kita bisa menghentikannya secara dini, kita bisa menyelamatkan banyak nyawa," ujar Yan kepada jurnalis Bill Hemmer.

Dia mengatakan takut nyawanya terancam jika mengungkap ini ketika berada di China, jadi dia lari ke AS di mana saat ini dia sedang bersembunyi di lokasi rahasia.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - 3 bulan lalu
Terpopuler