Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Vaksin Corona Belum Aman, Dokter Terkenal Rusia Mengundurkan Diri

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:39 WIB
Foto :
  • Pixabay/Ann_San
Ilustrasi vaksin.

VIVA – Rusia mungkin menjadi negara pertama di dunia yang mendaftarkan vaksinnya untuk virus corona atau COVID-19. Tetapi, pakar medis dan badan kesehatan di seluruh dunia, tidak sepenuhnya yakin akan keamanan dan tingkat kemanjuran vaksin dari negara tersebut.  

Diberi nama Sputnik V, vaksin Rusia ini dikembangkan oleh Institut Gamaleya Moskow dan kementerian pertahanan Rusia. Namun, kontroversi seputar vaksin masih terus bergejolak karena Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa vaksin Rusia masih dalam tahap uji coba pada manusia (Fase III).

Baca Juga

Baca Juga: Ditemukan Alat Tes Corona Baru, Bisa Deteksi Virus Dalam 20 Menit

Dilansir dari Times of India, Sabtu, 15 Agustus 2020, karena para ahli medis secara global sudah skeptis mengenai kecepatan pengembangan vaksin Rusia yang dipercepat. Dokter terkemuka Rusia sendiri telah mengundurkan diri, setelah mengkritik vaksin tersebut yang belum teruji.

Dokter pernapasan terkenal Rusia, Profesor Alexander Chuchalin, telah mundur dari kementerian kesehatan Rusia, dengan alasan 'pelanggaran berat' etika medis terkait Sputnik V. Dilaporkan bahwa Profesor Alexander telah mencoba memblokir pendaftaran vaksin virus corona pertama di dunia itu dengan alasan keamanan.

Read more...
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler