Ternyata Makan Tempe Menyehatkan Usus, Coba Diolah Yuk

Tempe.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Tempe kerap dianggap sebagai salah satu makanan pendamping yang sering ada di menu makan masyarakat Indonesia. Bukan hanya rasanya yang gurih, tempe juga mudah diolah sehingga memudahkan proses memasak.

Tak banyak yang tahu, tempe memiliki kandungan gizi yang baik. Hal ini lantaran tempe berasal dari kacang kedelai untuk kemudian diberikan ragi sebagai proses fermentasi. Dari proses itu, maka nutrisi di dalamnya semakin kaya termasuk probiotik.

"Kacang kedelai membuat tempe memiliki kandungan protein yang mencukupi. Proses fermentasi juga memberi kandungan probiotik lebih tinggi," ujar dokter spesialis gizi klinis, dr. Putri Sakti M.Gizi, Sp.GK, dalam acara Hidup Sehat, TvOne, Jumat 18 September 2020.

Baca juga: Studi: Turunkan Berat Badan dengan Mendengarkan Musik

Adanya probiotik tersebut membuat jumlah bakteri baik dan jahat di usus menjadi seimbang. Hal ini baik untuk membantu saluran pencernaan agar lebih lancar.

"Jika pencernaan sedang terlalu banyak konsumsi makanan tinggi garam, gula dan lemak maka fermentasi dari tempe memberi penambahan bakteri baik untuk melancarkan saluran cerna," kata dia.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, pengolahan tempe harus tepat. Pertama, harus memilih tempe yang segar dan tidak disimpan dalam waktu lama. Hindari pemakaian minyak goreng berlebih untuk pengolahannya.

"Olah tanpa proses menggoreng yang terlalu lama. Seperti bisa ditambah di tumisan sayur. Disarankan hanya mengonsumsi tempe sesuai kebutuhan karena asupan yang berlebihan bisa memicu kanker payudara," kata dia.