Ternyata Lansia Tidak Perlu Suplemen untuk Tingkatkan Imunitas

Ilustrasi vitamin, obat, suplemen
Sumber :
  • Freepik/freepik

VIVA – Memasuki usia lanjut atau lansia, hendaknya harus berhati-hati. Terlebih di masa pandemi virus corona atau COVID-19 seperti sekarang ini. Sebab, fungsi-fungsi yang ada di dalam tubuh lansia sudah mengalami penurunan, sehingga imunitasnya mudah menurun.

Hal itu pula lah yang membuat lansia rentan terkena penyakit. Terlebih, jika dia memiliki penyakit komorbid yang membuatnya semakin berisiko dan menimbulkan perberatan gejala jika sampai terinfeksi COVID-19.

Baca Juga: Kebingungan Disertai Demam, Waspada Gejala Dini COVID-19 pada Lansia

Nah, untuk meningkatkan imunitas, mengonsumsi suplemen menjadi alternatif banyak orang untuk menjaga dirinya agar tidak tertular virus corona.

Jika orang yang berusia lebih muda saja mengonsumsi suplemen untuk menopang daya tahan tubuh, logikanya lansia tentu jauh lebih membutuhkan karena imunitasnya mudah menurun, bukan?

Tapi ternyata, Spesialis penyakit dalam, dr. Andi Khomeini Takdir Haruni, Sp.PD, menepis anggapan tersebut. Menurut dia, suplemen hanya bersifat sebagai pelengkap.

"Secara umum, suplementasi adalah lapis kedua. Lapis pertamanya sebenarnya dari makanan. Biasanya dari situ sebenarnya sudah cukup. Kalau kita konsumsi sayur, buah, tahu, tempe, ikan, telur, dalam batas-batas yang sewajarnya, biasanya kebutuhan kita itu sudah cukup," ujarnya dalam tayangan Hidup Sehat di tvOne, Jumat 4 Desember 2020.

Dokter Andi menambahkan, selain pemilihan jenis makanan yang baik, makanan yang kita konsumsi juga harus diolah dengan cara yang baik juga.

"Misal mencoba mengurangi makanan-makanan yang digoreng, atau mengurangi makanan yang diproses berkali-kali, atau kayak junk food," kata dia.

Lebih lanjut, Andi turut menjelaskan alasan di balik seseorang mengonsumsi suplemen tertentu.

"Kenapa orang ada yang diberikan suplemen misal buat tulang dan sendi, mungkin karena dari makanan-makanan yang dikonsumsi kurang, akhirnya suplemen diberikan. Apa yang kurang, kita tambah (suplemen)," tutup dr. Andi Khomeini Takdir Haruni.

Untuk menjaga agar jumlah kasus COVID-19 tidak semakin tinggi, selalu mematuhi protokol kesehatan, jangan pernah abai untuk tetap melakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan pakai Sabun.

#ingatpesanibu
#satgascovid19
#pakaimasker
#jagajarak
#cucitanganpakaisabun