Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Insight

Informasi

Varian Delta Mengganas di Kudus, Pakar IDI Beri Peringatan

Senin, 14 Juni 2021 | 12:43 WIB
Foto :
  • Indian Express
COVID-19

"Australia, yang kontrol perbatasannya ketat, bisa ditembus varian ini--yang memang punya transmisibilitas lebih cepat dibanding varian lain. Waspada," kata penemu kasus HIV pertama di Indonesia itu.

Apa itu varian delta?

Baca Juga

Dikutip dari laman Web MD, varian delta pertama kali terdeteksi di India pada Desember 2020 dan kini telah menyebar ke 60 negara, lapor CDC. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkannya sebagai varian kekhawatiran global keempat, bersama dengan yang pertama kali diidentifikasi di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil.

Di India, varian ini dianggap menjadi niang kerok di balik lonjakan infeksi COVID-19 kedua, bahkan disebut sebagai tsunami COVID-19. Sebab, pasien COVID-19 yang tewas di India lebih dari 6.000 pada hari Kamis lalu, rekor tertinggi harian dunia.

Gejala varian delta

Varian tersebut tampaknya menyebabkan gejala yang sangat parah. Beberapa gejala seperti sakit perut, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, gangguan pendengaran, dan nyeri sendi.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler