Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Insight

Informasi

Varian Delta Mengganas di Kudus, Pakar IDI Beri Peringatan

Senin, 14 Juni 2021 | 12:43 WIB
Foto :
  • Indian Express
COVID-19

Ganesh Manudhane, MD, seorang ahli jantung di Mumbai, India, mengatakan beberapa pasien mengalami pembekuan darah kecil yang sangat parah sehingga menyebabkan gangren. Manudhane mengatakan dia telah merawat delapan pasien untuk pembekuan darah selama 2 bulan terakhir dan dua membutuhkan amputasi jari atau kaki.

Dikutip dari laman NY Times, Dokter India juga melaporkan bahwa COVID-19 sekarang mempengaruhi lebih banyak orang muda yang belum dirawat di rumah sakit dan menginfeksi seluruh keluarga pada saat yang sama, bukan hanya individu.

Ketika varian Delta dari virus corona menyebar di Cina tenggara, para dokter mengatakan mereka menemukan bahwa gejalanya berbeda dan lebih berbahaya daripada yang mereka lihat ketika versi awal virus mulai menyebar pada akhir 2019 di pusat kota Wuhan.

Pasien menjadi lebih sakit dan kondisi mereka memburuk jauh lebih cepat, kata dokter kepada televisi pemerintah pada Kamis dan Jumat. Empat perlima dari kasus bergejala mengalami demam, kata mereka, meskipun tidak jelas bagaimana dibandingkan dengan kasus sebelumnya.

Konsentrasi virus yang terdeteksi di tubuh mereka naik ke tingkat yang lebih tinggi dari yang terlihat sebelumnya, dan kemudian menurun secara perlahan, kata para dokter.

Kini, Guangzhou juga telah mengisolasi dan mengkarantina puluhan ribu penduduk yang berada di dekat mereka yang terinfeksi. Pengujian dan karantina tampaknya telah memperlambat tetapi tidak menghentikan wabah. Komisi Kesehatan Nasional China mengumumkan pada hari Jumat bahwa sembilan kasus baru telah ditemukan di Guangzhou pada hari sebelumnya.

“Epidemi belum berakhir, dan risiko penularan virus masih ada,” kata Chen Bin, wakil direktur Komisi Kesehatan Kota Guangzhou.

Baca Juga
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler