8 Permintaan Asosiasi Kesehatan Terkait Penanganan COVID-19

Vaksin COVID-19
Sumber :
  • Times of India

VIVA – Hingga saat ini, Indonesia masih belum terbebas dari pandemi COVID-19. Bahkan, ahli mengungkapkan, saat ini kita tengah menghadapi gelombang kedua virus corona. 

Pertambahan kasus terkonfirmasi positif yang masih tinggi, capaian vaksinasi yang dinilai masih rendah hingga pelaksanaan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) yang belum maksimal, menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak, terutama Koalisi Masyarakat dan Asosiasi Kesehatan (KoMPAK). 

Melalui konferensi pers yang digelar virtual, mereka menyampaikan beberapa seruan pada Pemerintah terkait penanganan COVID-19 di Indonesia yang dinilai belum maksimal. 

Berikut seruan yang disampaikan oleh KoMPAK, yang dipaparkan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI), Dr. Emi Nurjasmi, MKes, Rabu 18 Agustus 2021. 

1. Meminta Presiden Republik Indonesia untuk membuat sebuah platform penanganan pandemi COVID-19 yang terpusat yang dikendalikan langsung oleh Presiden dengan pendanaan APBN yang memprioritaskan kepada masalah kesehatan dan dampak langsung yang timbul akibat COVID-19 dengan mengacu pada Undang-undang yang berlaku. Penanganan pandemi harus dikembalikan kepada tatanan sistem kesehatan.

2. Meminta Presiden Republik Indonesia agar segera menyusun dan menetapkan roadmap penanganan Pandemi COVID-19. Pandemi merupakan masalah global, sehingga standar penanganan juga harus mengikuti standar global. 

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan 6 indikator penanganan COVID-19, yaitu transmisi komunitas, angka kasus baru, angka kasus yang dirawat di RS, angka kematian, kapasitas respons, dan treatment. Indikator tersebut harus menjadi perhatian bersama dan tidak boleh ada yang dihilangkan sebagai alat ukur penanganan pandemi.