Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Insight

Informasi

4 Kritikan Asosiasi Kesehatan Terkait Penanganan COVID-19 di Indonesia

Rabu, 18 Agustus 2021 | 19:21 WIB
Foto :
  • Istimewa
Ilustrasi vaksinasi COVID-19 untuk pelajar.

VIVA – Sudah 1,5 tahun Indonesia berjuang melawan pandemi COVID-19. Berbagai upaya telah dilakukan, namun kondisi saat ini menunjukkan kasus COVID-19 di Tanah Air masih belum dapat diatasi. 

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI), Dr. Emi Nurjasmi, MKes, menilai, Pemeritah masih belum konsisten dalam memprioritaskan masalah kesehatan sebagai fokus penanganan pandemi COVID-19. 

Baca Juga

"Kami merasa prihatin dengan kondisi dan penanganan COVID-19 saat ini," ujarnya saat konferensi pers virtual Seruan Kebangsaan Merdeka dari COVID-19, yang digelar Rabu 18 Agustus 2021. 

Untuk alasan tersebut, Koalisi Masyarakat dan Asosiasi Kesehatan (KoMPAK), yang terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan masih banyak lagi, menyampaikan beberapa kritikan pada Pemerintah terkait penanganan COVID-19 di Tanah Air. 

Berikut beberapa seruan yang disampaikan oleh KoMPAK yang diwakili oleh Ketua Umum PP IBI, Dr. Emi Nurjasmi, MKes. 

1. Kasus konfirmasi COVID-19 masih tinggi
Berdasarkan data pada 17 Agustus 2021, ada penambahan kasus harian sebanyak 20.741 kasus, sehingga jumlah total kasus konfirmasi COVID-19 mencapai 3.892.479 kasus. Di mana Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-13 dunia. 

"Adapun angka kematian harian akibat COVID-19 sebanyak 1.180 orang, sehingga total angka 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler