Pakar Tak Sarankan Mandi Lama, Dampaknya Bisa Melebar ke Mana-mana

Ilustrasi mandi
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Mandi sangat penting untuk menjaga kebersihan dan menghindari beberapa ketidaknyamanan, termasuk masalah kulit dan infeksi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan, durasi mandi rata-rata dari kebanyakan orang adalah sekitar 8 menit. Dan menurut beberapa ahli kesehatan, durasi tersebut dinilai cukup untuk membersihkan tubuh secara efisien tanpa berlebihan.

Dokter kulit bersertifikat, dr. Edidiong Kaminska, mengatakan, waktu mandi maksimum yang disarankan adalah sekitar 5-10 menit.

"Kulit kita membutuhkan air, sama seperti tubuh kita. Tetapi jika berlebihan atau kurang, maka itu mungkin memiliki konsekuensi," ujarnya dilansir dari laman Express, Rabu 23 Februari 2022.

Ada banyak sekali manfaat kesehatan yang didapat dari mandi. Namun, berlama-lama di bawah air juga dapat membuka jalan bagi komplikasi vaskular tertentu.

"Mandi atau mandi air panas menyebabkan vasodilatasi atau pembesaran kapiler (pembuluh darah kecil di dekat permukaan kulit)," kata David Lortscher, dokter kulit bersertifikat sekaligus CEO dan pendiri Curology.

Ilustrasi mandi.

Photo :
  • U-Report


Vasodilatasi yang terjadi karena terlalu lama mandi air panas dengan suhu di atas 41 derajat celcius, dapat menyebabkan penurunan tajam pada tekanan darah. Pada gilirannya, hal ini dapat menyebabkan pusing.

Ahli lain berpendapat mandi terlalu lama atau mandi dengan air panas atau dingin, dapat menurunkan suhu tubuh seseorang secara berlebihan, sehingga berpotensi menyebabkan penurunan kesadaran dan ketidakteraturan detak jantung.

Oleh karena itu, individu dengan tekanan darah yang tidak terkontrol dengan baik, disarankan untuk menghindari mandi air panas atau berendam dalam waktu lama. Sementara konsekuensi jangka panjangnya untuk kesehatan pembuluh darah masih terdokumentasi dengan baik, namun komplikasi dapat terjadi pada kulit.

"Bagi mereka yang menderita rosacea, yang memiliki kecenderungan wajah mengalami kemerahan, pembuluh darah melebar dan memiliki jerawat, mengurangi penyebab wajah memerah adalah kuncinya, termasuk (mengurangi) mandi air panas," kata Lortscher.

Durasi mandi yang lama juga dapat membuat kulit rentan terhadap iritasi. Menerapkan pelembap ke kulit setelah mandi, dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit.