9 Manfaat Buah Kelengkeng, Cegah Anemia Hingga Tingkatkan Libido

Manfaat buah kelengkeng
Sumber :
  • pixabay

VIVA – Manfaat buah kelengkeng tak kalah hebatnya dengan buah lainnya untuk Kesehatan tubuh. Dimocarpus Longan atau lebih dikenal sebagai buah kelengkeng merupakan buah eksotis berdaging putih yang termasuk dalam keluarga soapberry. Ini dikenal karena kemiripannya dengan buah leci. 

Kelengkeng adalah buah tambahan yang enak untuk puding, sorbet, smoothie, salad, dan jeli. Yang perlu kamu lakukan adalah mengupas kulit luarnya untuk mengonsumsi kelengkeng. Kelengkeng rasanya seperti buah anggur dan terlihat seperti bola mata saat Kamu melepas cangkangnya. Biji hitam dan daging putihnya menyerupai pupil. Oleh karena itu, buah ini juga disebut buah mata naga.

Mengkonsumsi biji kelengkeng tidak dianjurkan. Karenanya, ingatlah untuk membuang bijinya sebelum makan kelengkeng. Kelengkeng berasal dari Asia Tenggara dan banyak di budidayakan di Thailand, Vietnam, Taiwan, Cina, bahkan Indonesia. Buah kelengkeng dapat diproses untuk mendapatkan minyak esensial atau ekstrak. Perlu juga dicatat bahwa buah kelengkeng memiliki peran penting dalam pengobatan tradisional Tiongkok.

Buah Kelengkeng vs Leci

Buah kelengkeng.

Photo :
  • U-Report

Kelengkeng dan leci adalah buah musim panas tropis. Kamu bahkan dapat menyebut mereka kerabat dekat dalam keluarga buah. Setelah dikupas, kedua buah muncul sebagai daging putih yang mengelilingi biji besar di luar. Namun, buah kelengkeng lebih kecil dari leci. Ini memiliki kulit yang jauh lebih halus, lebih keras, dan lebih gelap. Karena itu, Kamu harus mengupasnya sebelum dikonsumsi. Leci memiliki kulit luar berwarna merah muda dengan tekstur kasar karena tonjolan-tonjolan kecil.

Buah kelengkeng memiliki rasa musky, sedangkan leci memiliki rasa bunga. Tidak seperti leci segar, cukup sulit untuk menemukan kelengkeng segar. Kamu akan sering menemukannya dalam keadaan beku, kalengan, atau kering di toko bahan makanan. Dengan kata lain, varietas segar buah ini tidak mudah didapat.

Nilai Gizi Buah Kelengkeng 

Kelengkeng

Photo :
  • http://cantiksehatgue.blogspot.com/

Dikutip dari healthifyme, 100 gram buah kelengkeng mengandung nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: 60 kkal
  • Karbohidrat: 15,14 g
  • Protein: 1,31 g
  • Serat: 1,10 g
  • Lemak: 0,10 g

Vitamin dan Mineral

  • Vitamin C : 84 mg (140% DV)
  • Kalium: 266 mg (7,6% dari DV)
  • Fosfor: 21mg (2,1% dari DV)
  • Tembaga: 0,17 mg (8,5% dari DV)
  • Mangan: 0,05 mg (2,6% dari DV)
  • Besi – 0,13 mg atau 0,7%

Manfaat Buah Kelengkeng untuk Kesehatan

Kelengkeng atau lengkeng.

Photo :
  • Pixabay/ Bigtreetgroup

Superfood adalah kata kunci di media online dan tradisional. Sayangnya, tidak ada definisi medis yang diterima untuk istilah ini. Namun, makanan super adalah makanan dengan profil nutrisi yang kaya. Makan makanan super meningkatkan banyak aspek kesehatan. Buah kelengkeng memasok nutrisi yang diinginkan tingkat tinggi. Ia melakukannya tanpa menambahkan kalori berlebih ke dalam diet Kamu. Oleh karena itu, mereka memenuhi syarat sebagai makanan super. Berikut manfaat buah kelengkeng untuk kesehatan.

1. Meningkatkan Memori

Manfaat buah kelengkeng yang pertama yaitu untuk meningkatkan memori. Buah kelengkeng bersifat nootropik. Ini berarti bahwa ekstrak buah meningkatkan fungsi kognitif dan memori. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, tonik buah kelengkeng adalah untuk pengobatan yang disebabkan oleh kecemasan.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi buah kelengkeng dapat bermanfaat bagi otak. Itu karena kelengkeng bekerja pada bagian struktur otak yang membantu memproses ingatan. Dengan demikian, ini membantu mengurangi risiko penyakit Alzheimer.

2. Meningkatkan Kesehatan Kulit

Manfaat buah kelengkeng selanjutnya yaitu untuk meningkatkan Kesehatan kulit. Berkat kadar vitamin C yang kaya, buah kelengkeng secara efektif membalikkan tanda-tanda penuaan. Ini meningkatkan pigmentasi, noda, garis-garis halus, dan kerutan. Selain itu, buah ini membantu dalam pembentukan kolagen. Akibatnya, memfasilitasi pembentukan sel-sel kulit baru. Dengan demikian, itu membuat kulit tetap sehat.

Sebuah penelitian mendukung klaim bahwa vitamin C dalam kelengkeng mengurangi kerusakan oksidatif pada kulit. Oleh karena itu, kelengkeng baik untuk kesehatan kulit. Misalnya, meminimalkan keretakan dan pengelupasan kulit. Ini juga mengurangi kekeringan pada kulit dan membantu mempertahankan cahaya muda.

3. Meningkatkan Kualitas Tidur

Kamu kesulitan untuk tidur? Manfaat buah kelengkeng rupanya bisa meningkatkan kualitas tidur lho. Dalam gaya hidup serba cepat saat ini, kebanyakan individu menderita insomnia atau sulit tidur. Kelengkeng mungkin obat yang Kamu cari karena aktivitas ansiolitiknya. 

Ekstrak buah dapat menurunkan stres atau kecemasan. Ia melakukannya dengan mengurangi kadar hormon stres yang disebut kortisol. Akibatnya, pada akhirnya dapat membantu meningkatkan durasi dan kualitas tidur. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa buah kelengkeng berkontribusi pada tingkat dan waktu tidur.

4. Meningkatkan Imunitas

Buah kelengkeng menunjukkan sifat anti-mikroba yang kuat. Akibatnya, ini membantu sistem kekebalan dalam melawan infeksi. Selain itu, kaya akan vitamin C, antioksidan terkenal yang dapat mengurangi aksi berbahaya radikal bebas.

Studi mendukung klaim bahwa mengonsumsi buah kelengkeng dapat membantu membantu mekanisme pertahanan sistem kekebalan dengan memproduksi sel darah putih yang cukup. Selain itu, teh dan infus herbal yang dibuat dengan kelengkeng efektif mencegah gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, pilek, dan demam.

5. Anti-inflamasi

Manfaat buah kelengkeng selanjutnya yaitu sebagai anti-inflamasi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa semua bagian buah kelengkeng mengandung sifat anti-inflamasi. Mereka mengandung asam ellagic, epicatechin, dan asam galat. Akibatnya, mengurangi pelepasan zat inflamasi dalam tubuh. Mesocarp atau ampas kelengkeng cukup untuk menerima manfaat anti-inflamasinya.

6. Meningkatkan Libido

Buah kelengkeng berfungsi sebagai suplemen tradisional untuk meningkatkan gairah seks baik pada pria maupun wanita. Selain itu, itu adalah afrodisiak tradisional. Jus buah telah populer di Cina selama lebih dari 400 tahun untuk menyembuhkan kekurangan seksual. Ini memainkan peran positif dalam meningkatkan stamina dan dengan demikian meningkatkan libido. Penelitian membuktikan peran kelengkeng dalam mengobati disfungsi ereksi dan meningkatkan kesehatan seksual.

7. Mencegah Anemia

Manfaat buah kelengkeng lainnya yaitu mencegah anemia. Produksi sel darah merah yang sehat tidak memadai dapat menyebabkan anemia. Makan kelengkeng bisa memberi Kamu zat besi. Akibatnya dapat mengelola kekurangan zat besi dan risiko anemia. Selain itu, sejumlah kecil zat besi dalam kelengkeng dapat merangsang produksi sel darah merah dan meningkatkan sirkulasi.

8. Melindungi Terhadap Penyakit Kronis

Tubuh Kamu melepaskan radikal bebas terutama sebagai akibat dari stres. Mereka cenderung menyebabkan kerusakan sel pada jaringan dan organ. Antioksidan dalam kelengkeng dapat melawan beberapa radikal bebas berbahaya ini. Dengan demikian, mereka mencegah kematian atau kerusakan sel yang tidak normal. Kualitas ini secara keseluruhan mengurangi risiko berkembangnya penyakit kronis.

9. Penambah Energi

Jika Kamu ingin mengganti kafein, maka buah kelengkeng bisa menjadi pilihan yang ideal. Buah yang berair ini bisa memberikan lonjakan energi instan. Selain itu, karena buah kelengkeng memiliki jumlah gula buah yang baik, buah kelengkeng bekerja dengan sangat baik sebagai penambah energi.

Potensi Kerugian jika mengkonsumsi buah kelengkeng

Buah kelengkeng

Photo :
  • pixabay
  • Kandungan Gula Tinggi

100g kelengkeng mengandung 65g gula. Oleh karena itu, mungkin bukan ide yang baik untuk makan buah kelengkeng jika Kamu menderita diabetes. Kandungan gula yang tinggi dan rendah seratnya meningkatkan kadar glukosa darah dengan relatif cepat. Selain itu, 100 gram buah hanya mengandung sekitar 1 gram serat. Dengan demikian, buah kelengkeng gagal menurunkan respon glikemik.

Dibandingkan dengan kelengkeng segar, varietas kering dan kalengan mengandung lebih banyak gula. Selain itu, kebanyakan kelengkeng kalengan dilengkapi dengan sirup manis. Oleh karena itu memiliki lebih banyak kalori daripada yang segar. Oleh karena itu, kelengkeng bukanlah pilihan yang aman untuk diabetes atau diet rendah gula.

  • Keracunan Pestisida

Selama budidaya, buah kelengkeng rentan terhadap hama. Akibatnya, petani mulai menggunakan pestisida untuk melindungi hasil panen. Sayangnya, dosis pestisida dan fungisida melebihi batas aman. Karena itu, ini meningkatkan kemungkinan keracunan makanan. Selain itu, mengupas buah dengan gigi dapat membuat Kamu terpapar pestisida tingkat berbahaya. Meskipun demikian, Kamu dapat menemukan buah kelengkeng versi organik tanpa bahan kimia.

  • Tidak Aman Selama Kehamilan

Kekelengkeng dapat meningkatkan suhu tubuh. Kehamilan adalah saat ketika Kamu mengalami hot flashes. Oleh karena itu, mengonsumsi kelengkeng dapat memperburuknya. Ini dapat menyebabkan mulut kering, sembelit, sakit perut, yang pada akhirnya menyebabkan komplikasi kehamilan. Oleh karena itu, yang terbaik adalah menghindari kelengkeng selama kehamilan.

Buah kekelengkeng memiliki beberapa manfaat kesehatan. Buah-buahan ini mengembalikan tidur, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan libido. Selain itu, buah sukulen ini bermanfaat dalam mengobati infeksi, masalah kulit, obesitas, stres, dan kecemasan. 

Namun, ada beberapa pengecualian juga. Carilah buah kelengkeng yang dipanen secara organik untuk mencegah kemungkinan keracunan pestisida. Namun, buah tropis ini memberi Kamu beberapa manfaat kesehatan yang diteliti.