Sering Kelaparan Hingga Sulit Tidur, Jangan Abaikan Gejala Obesitas Ini

BAHAYA OBESITAS
Sumber :
  • U-Report

VIVA LifestyleObesitas, juga dikenal sebagai kelebihan berat badan adalah kondisi kesehatan yang parah atau gangguan gaya hidup yang merupakan akibat dari kelebihan lemak tubuh yang meningkatkan risiko masalah kesehatan.

Penting untuk menjaga berat badan tetap terkendali karena dapat menjadi faktor risiko utama di balik beberapa kondisi kesehatan kronis lainnya. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

Dikutip dari The Health Site, ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap obesitas, dan para ahli mengatakan itu adalah akibat dari kebiasaan gaya hidup.

Dengan kata sederhana, obesitas disebabkan ketika seseorang mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dapat dibakarnya melalui olahraga dan aktivitas normal sehari-hari.

Gejala Umum Obesitas

Beberapa gejala umum dari obesitas termasuk - keringat berlebih, nyeri punggung atau sendi, intoleransi terhadap panas, kelelahan, detak jantung tinggi, palpitasi dan depresi. Selain itu, ada beberapa tanda awal obesitas juga.

Ini adalah gejala peringatan yang bisa mengatakan bahwa Anda perlahan-lahan masuk ke dalam lingkaran obesitas.

Obesitas.

Photo :
  • U-Report

Tandanya mulai dari haus yang ekstrem, kelelahan, sleep apnea atau tidak bisa tidur dengan benar, masalah pernapasan, dan rasa lapar yang berlebihan.

Upaya Cegah Obesitas

Seperti dibahas di atas, obesitas adalah hasil dari kebiasaan gaya hidup tertentu yang dipupuk selama bertahun-tahun. Dampak diabetes pun tak main-main lantaran memicu bahaya diabetes dan hipertensi hingga berujung pada sakit jantung.

Beberapa tips untuk mengelola obesitas dengan untuk memeriksa apa yang Anda makan, mengatur konsumsi alkohol Anda, dan berhenti merokok.

Mulai makan dalam porsi kecil, menjaga makanan dan minuman tetap sehat dan segar, dan berolahraga setiap hari.

Bicara soal minuman segar, Kampanye prinsip Clean Label yang dilakukan Re.juve dapat menjadi salah satu upaya mencegah obesitas.

lingkar pinggang, obesitas, kegemukan

Photo :
  • Pixabay/ Bru-No

Bahkan, Re.juve meraih penghargaan dalam kategori Continuous Clean Label Product of the Year yang diselenggarakan secara langsung oleh Marketeers.

Ini merupakan kali kedua setelah meraih penghargaan di CMO Asia Award 2022 yang diselenggarakan di Singapura. 

Beberapa upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan kampanye terintegrasi dari sisi online maupun offline dengan menggelar berbagai forum diskusi, dan seminar bersama komunitas, yang salah satunya membahas mengenai nutrisi alami yang baik untuk tubuh serta Clean Label itu sendiri. 

"Mungkin Re.juve merupakan satu-satunya brand di Indonesia yang 100 persen berkomitmen dan konsisten dalam menerapkan prinsip Clean Label ini,” ujar Associate Director Sales & Marketing Re.juve, Sari Siswarni.

“Tentunya, penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras keluarga Re.juve, semoga dengan penghargaan ini kami terus termotivasi agar selalu menjunjung tinggi integritas untuk memberikan produk-produk yang lezat, sehat, dan jujur bagi konsumen Re.juve," lanjutnya.

Terdapat syarat produk yang benar-benar dapat disebut Clean Label seperti yang diterapkan oleh Re.juve, yaitu produk yang terbuat dari bahan-bahan alami tanpa bahan artifisial, minim proses, komposisi, klaim, serta proses pengolahannya dilakukan secara jujur dan transparan, tanpa ada yang disembunyikan sedikit pun. 

Seperti, hanya menggunakan bahan-bahan alami dan mencantumkannya dengan jelas serta mudah dipahami.

Hal ini selalu diterapkan secara konsisten, karena konsumen berhak mengetahui apa yang sebetulnya mereka konsumsi, what you see is what you get.

“Selain melakukan kampanye melalui kegiatan forum diskusi dan seminar, Re.juve juga membuka akses kepada konsumen untuk melihat proses pembuatan produk dari hulu ke hilir melalui program factory visit di True Cold-Pressed Production Facility Re.juve yang sudah bersertifikasi HACCP," ungkap Sari. 

Terbukanya akses ini bertujuan agar konsumen dapat melihat semua proses pembuatan, mulai dari pemilihan bahan, pencucian sayur organik, buah segar, dan rempah segar yang dicuci dengan air minum berklorinasi, lalu dibilas sebanyak 3 kali dengan air murni (reverse osmosis water), hingga pengolahan produk dengan teknologi High Pressure (HPP) pertama di Indonesia yang membuat produk Re.juve lebih aman untuk dikonsumsi, menjaga kandungan nutrisi di dalamnya, sekaligus memperpanjang umur simpan produk.