Pemeriksaan Kesehatan Berbasis Genomik Bisa Deteksi Risiko Penyakit di Masa Depan

Sumber :
  • VIVA.co.id/Aiz Budhi

JAKARTA  – Pengembangan pemeriksaan kesehatan berbasis genomic untuk predictive preventive telah dilakukan sejak tahun 2018 di Indonesia. Pengembangan itu dimulai oleh Prodia sebagai laboratorium domestik pertama dan satu satunya yang mengembangkan dan mengerjakan sendiri pengolahan sampel genomik di Indonesia. 

Hingga tahun ini 2024, sudah lima tahun Prodia mendukung untuk pemeriksaan genomik. Mengusung tema “Celebrating 5 Years of Genomic Brilliance”, Prodia untuk ke depannya berkomitmen menghadirkan layanan diagnostik berbasis genomik yang komprehensif dan bermutu tinggi bagi pelanggan dengan mengadaptasi keunggulan karakteristik genetik yang kompleks serta unik bagi setiap individu yang telah divalidasi dan dikurasi menggunakan database populasi Indonesia.

Acara peringatan lima tahun hadirnya Prodia Genomics diselenggarakan pada hari ini, Sabtu, 17 Fabruari 2024, bertempat di Ballroom Hotel JW Marriott Jakarta Selatan. Acara itu dihadiri oleh berbagai pihak seperti dari PT Prodia Widyahusada dan juga ahli kesehatan.

"Acara ini adalah acara untuk memperingati lima tahun Prodia support untuk pemeriksaan genomik ya," kata Dr. Indriyanti Rafi Sukmawati, M.Si selaku Business and Marketing Director Prodia, saat ditemui di sela-sela acara tersebut. 

"Jadi latar belakangnya sebetulnya diadakan acara ini adalah untuk mengingatkan kita semua bahwa kita punya suatu keberhasilan dari tahun 2018, Prodia mengawali sebagai pionir untuk Healthcare Provider yang support untuk pemeriksaan yang lebih  berbasis kepada personalis. Yaitu genomik kita katakan Prodia Genomics," tambahnya.

Indriyanti juga menyampaikan bahwa perlunya kesadaran untuk memahami pentingnya tindakan mencegah dan prediktif dalam hal kesehatan sehingga taraf kuliatas kesehatan semakin meningkat. Maka dari itu, dirasa penting untuk memeriksaan kesehatan berbasis genomik.

"Kehadiran Prodia Genomics tentu berkontribusi untuk membangun kesadaran pentingnya tindakan preventif dan prediktif bagi masyarakat agar taraf kesehatan dapat semakin meningkat dan lebih berkualitas. Ditambah lagi, dengan keunggulan data genom yang bersumber langsung dari masyarakat Indonesia sehingga hasil pemeriksaan genomik yang dilakukan di Prodia akan lebih akurat.” ujar Indriyanti.

Trilis Yulianti selaku Product & Scientific Manager mengungkap bahwa karakteristik DNA manusia sangat beragam yang mempengaruhi perbedaan metabolisme setiap individu. 

"Prodia memahami bahwa karakteristik DNA manusia sangat kompleks dan beragam, yang mempengaruhi perbedaan respons tubuh dan metabolisme tiap individu. Sehingga, kami hadir untuk menjawab kebutuhan pasien dengan menghadirkan layanan-layanan genomik terbaru," ujar Trilis.

Pemeriksaan genomik melibatkan analisis dan pemahaman informasi genetik yang terdapat dalam genom manusia. Proses ini melibatkan pengambilan sampel materi genetik seperti darah yang mengandung DNA.