Penglihatan Terganggu, Deteksi dengan Cara Ini

kacamata
Sumber :
  • eye-version-center-atalanta.com
VIVAlife - Gangguan penglihatan tak hanya terjadi pada lansia. Dewasa muda pun bisa mengalaminya. Dianjurkan setidaknya 6 bulan sekali memeriksakan mata ke dokter. Jika terlambat dideteksi, akibatnya bisa lebih fatal. Kebutaan bahkan bisa menjadi ancaman.

Pendeteksian dini soal kesehatan retina, sebenarnya bisa dilakukan secara mandiri. Yang perlu disiapkan hanya Amsler Grid, susunan garis vertikal dan horizontal. Letakkan lembaran itu pada posisi sejajar mata, tempatkan di bawah cahaya yang tidak terlalu terik.

Gunakan kaca mata atau lensa kontak yang biasa digunakan untuk membaca. Lalu, berdirilah dengan jarak 35 sentimeter dari Amsler Grid. Tutup satu mata dengan tangan, lihat pada kontak Amsler Grid dan identifikasi penglihatan melalui pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:


1. Apakah garis lurus terlihat bergelombang, kabur atau rusak?

2. Apakah ada garis yang hilang atau warnanya pudar?

3. Apakah ada bagian yang hilang dari kotak?

4. Apakah ada area terlihat kabur atau bintik hitam?




Pertanyaan-pertanyaan itu dapat menggambarkan kondisi penglihatan. Meski begitu, tes dengan Amsler Grid hanya merupakan deteksi awal, bukan jawaban pasti soal gangguan penglihatan. Itu disampaikan Elvioza, dokter mata sekaligus Kepala Divisi Vitreoretina.


“Tes ini tidak dapat menggantikan sesi konsultasi dengan dokter. Jika Anda mengalami gangguan penglihatan sesuai pertanyaan tersebut, segeralah konsultasikan dengan dokter,” ujarnya menyarankan, saat ditemui VIVAlife di Jakarta, Rabu, 26 Maret 2014.