Cara Sederhana Cegah Penyebaran Bakteri Salmonella

Membiasakan diri untuk cuci tangan sebelum dan setelah makan.
Sumber :

VIVA.co.id - Belum lama ini, masyarakat Amerika Serikat dibuat gempar dengan kasus keracunan yang disebabkan konsumsi mentimun yang tumbuh di Meksiko. Kasus ini menewaskan setidaknya 2 orang, dan membuat 93 lainnya menjalani perawatan serius di rumah sakit. Apa penyebabnya?

Baca juga:

Dilansir dari Fox News, setelah dilakukan penyelidikan oleh Center of Deaseas Control and Prevention, diketahui bahwa mentimun yang menyebabkan keracunan ini ternyata telah tercemar bakteri salmonella, yang penyebarannya kian mengkhawatirkan. Lalu apa saja bahaya dari bakteri salmonella? Berikut ulasannya.

Keracunan yang disebabkan bakteri salmonella, adalah hal yang bisa dibilang wajar dan masuk akal. Karena, bakteri salmonella adalah jenis bakteri yang penyebarannya bisa terjadi melalui makanan.

"Proses penyebaran bakterinya bisa memakan waktu sekitar 12 sampai 27 jam setelah terkena," ujar salah satu peneliti.

Adapun gejala awal dari keracunan ini bisa ditandai oleh rasa mual, demam, dan diare.

Menurut Dr. Doug Powell, PhD, seorang peneliti makanan sari Kansas State Universiy, beragam makanan bisa terkena kontaminasi bakteri ini, seperti daging merah, unggas, hingga sayuran seperti mentimun yang dibahas sebelumnya.

Hal lain yang harus diwaspadai adalah bahwa penyakit ini bisa berasal dari lingkungan terdekat Anda, salah satunya dari kotoran peliharaan Anda.

"Salmonella juga bisa menyebar dari kotoran peliharaan yang ada di sekitar rumah," ujarnya.

Hal ini, bisa dicegah dengan menjaga kebersihan, mulai dari cara yang paling mudah, yakni mencuci tangan. Dengan mencuci tangan, maka bakteri jahat yang mengancam dapat tersapu bersih dan tubuh telindungi dari gangguan penyakit ini.

(mus)