Cegah Penularan Virus Zika dengan Cara ini

Virus Zika dalam foto yang dirilis CDC AS.
Sumber :
  • REUTERS/CDC/Cynthia Goldsmith/Handout via Reuters
VIVA.co.id
- Dunia seolah diguncang dengan penyebaran virus Zika. Dimanapun kapanpun, banyak pertanyaan terkait virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk ini, selalu muncul ke permukaan.

Karena hingga saat ini belum ditemukan vaksinnya, virus yang berasal dari Hutan Zika ini masih saja menjadi momok menakutkan. Terutama bagi wanita yang tengah hamil.

Meski Menteri Kesehatan, Prof.dr Nila Djuwita F. Moeloek, menyatakan virus ini tidak mematikan, namun bagi ibu hamil, virus ini tetap perlu diwaspadai. Ini karena virus Zika dicurigai sebagai penyebab mikrosefali, meski belum terbukti secara ilmiah.

Sebenarnya, apa saja upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah virus ini, sekaligus menghindari penyebarannya.

Dikutip dari laman Depkes, cara pencegahan penularan virus ini bisa dilakukan dengan menghindari kontak dengan nyamuk, melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan menjalankan 3M Plus.

Gerakan 3M Plus dengan memanfaatkan atau melakukan daur ulang barang bekas, selain kegiatan menguras dan menutup tempat penampungan air. 

Ditambah kegiatan lain yang bisa mencegah gigitan nyamuk, dengan cara menabur bubuk larvasida, menggunakan kelambu saat tidur, dan menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk.

Kegiatan pencegahan lain yang perlu disadari dan dilakukan oleh masyarakat adalah melakukan pengawasan jentik, mensukseskan gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik yang ditetapkan pemerintah. 

Sebelumnya Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Wiendra Waworuntu, pernah menyatakan untuk DKI telah sukses menjalankan gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik ini.

Upaya lain untuk mencegah terkena penyakit yang baru-baru ini dikabarkan telah menyerang seorang wanita hamil di Spanyol, yaitu dengan meningkatkan daya tahan tubuh, melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Seperti menjalankan diet seimbang, melakukan aktifitas fisik secara rutin. 

Saat hamil, gunakan pakaian yang menutup sebagian besar permukaan kulit, berwarna cerah, hindari memakai wewangian yang bisa menarik perhatian nyamuk, seperti parfum dan deodoran.

Lakukan pemeriksaan, jika baru saja melakukan perjalanan ke daerah yang terjangkit virus tersebut, atau menunjukkan dua atau lebih gejala infeksi virus Zika. (ren)