Sadar dari Koma, Wanita Ini Polisikan Kekasihnya

Lin Yingyin dan Liu Fenghe
Sumber :
  • CEN

VIVA.co.id - Seorang wanita muda di China yang terbangun dari koma segera melaporkan kekasihnya ke polisi karena telah membuat dirinya berada dalam kondisi tersebut. Dia mengatakan kekasihnya secara brutal telah memukulinya.

Sebelum kejadian itu, kekasihnya dianggap sebagai 'pahlawan' karena telah menghabiskan uang hampir Rp400 juta untuk biaya rumah sakit.

Dikutip dari Mirror, Lin Yingying, yang berusia 22 tahun telah diperlakukan sangat baik oleh kekasihnya, Liu Fenge setelah mengalami koma selama delapan bulan menyusul cedera kepala serius pada tahun 2014.

Liu dipuja sebagai kekasih yang baik oleh media China ketika dia mengeluarkan dana besar untuk pengobatan di rumah sakit dan berjanji merawat kekasihnya tersebut. Namun, semuanya berbalik menyerang Liu setelah Lin sadar dari koma dan secara mengejutkan mengatakan bahwa kondisinya seperti itu akibat ulah Liu.

Padahal, laki-laki berusia 25 tahun tersebut telah menjadi sorotan media di China pada September 2014 ketika berjuang membantu pengobatan dan setia berada di samping Lin. Saat itu, Liu mengatakan kepada wartawan bahwa dia akan menemani Lin selamanya.

Liu bahkan dijuluki sebagai contoh dari cinta sejati dan kisah cintanya bersama Lin sangat menyentuh hati banyak orang di kota Dalian, tempat mereka tinggal.

Namun, ayah Lin akhirnya mengungkapkan kepada polisi bahwa putrinya yang telah sadar mengatakan, Liu sebagai penyebab Lin berada dalam kondisi koma selama berbulan-bulan. Ayahnya dan Lin telah melaporkan Liu pada Mei tahun lalu, tiga bulan setelah dia pulang dari rumah sakit setempat.

Lin mengaku telah dipukuli dengan gilingan adonan oleh kekasihnya. Pemukulan itu terjadi, karena dia membakar beberapa roti di toko kecil milik mereka.

Selain itu, dia juga terus-menerus dilecehkan oleh Liu selama tinggal bersama. Bahkan, Liu mengancamnya untuk menyembunyikan fakta tersebut.

"Keputusan dia untuk berada di samping tempat tidurku karena merasa bersalah, bukan karena kasih sayang dan cinta," katanya. (ase)