Antiseptik Bantu Kehidupan Pasien Kanker Lebih Baik

Ilustrasi mulut.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Hingga saat ini, menjalani perawatan seperti kemoterapi dan radioterapi masih menjadi solusi bagi para penderita kanker, meski dengan adanya beberapa efek samping yang cukup mengganggu. 

Bagi penderita kanker yang menjalani kemoterapi, beberapa efek seperti rambut rontok, tidak nafsu makan, kulit kering dan terasa perih, gampang memar, gusi berdarah akan ditemui.

Sementara itu, pada penderita kanker nasofaring, dan harus menjalani radiasi di sekitar kepala dan leher, paparan sinar radiasi akan mengenai rongga mulut, saluran cerna dan napas. Untuk itu, penting menjaga kebersihan gigi dan mulut, guna mencegah timbulnya infeksi di area itu.

Penurunan daya tahan tubuh selama proses radioterapi dan kemoterapi ini, menurut Dr. Jeeve Kanagalingam, Director of the ENT Practice di Mount Elizabeth Novena Specialist Center, dalam Hand Over Ceremony Betadine, di bilangan Thamrin, 19 Mei 2016, mengatakan bahwa produk antiseptik dengan povidon iodin mampu membantu kehidupan mereka jauh lebih baik.

Pasien kanker yang menjalani radioterapi dan kemoterapi akan ada efek samping menurunkan daya tahan tubuh, sehingga timbulnya penyakit seperti sariawan parah sulit dihindari. Sariawan bisa penuh satu mulut.

“Satu saja buat ngomong tidak enak, apalagi banyak. Mereka buat berinteraksi juga jadi sulit,” ujarnya.

"Dengan povidon iodin yang ada di dalam obat kumur Betadine, bisa menurunkan risiko tersebut. Gunakan empat kali sehari 10 mililiter, sepanjang menjalani perawatan. Biasanya perawatan seperti ini enam sampai tujuh pekan. Kalaupun menggunakan hingga 24 pekan, tidak akan ada efek samping," kata Jeeve.