Menyikapi Anak yang Kecanduan Gadget

Ilustrasi anak bermain ponsel.
Sumber :
  • Pixabay/PublicDomainPictures

VIVA.co.id - Ketika anak sudah terlanjur lekat dengan gadget, biasanya orangtua akan mengalami kesulitan untuk melepaskan anak dari kecanduan gadget-nya tersebut. Jika dipaksakan, anak akan ngambek dan marah jika tidak dituruti keinginannya. Hingga akhirnya, orangtua merasa putus asa menghadapinya dan memilih membiarkan anak dengan kebiasaannya.

Tapi, sebenarnya orangtua jangan keburu menyerah untuk memperbaiki kebiasaan buruk anak itu. Karena menurut dr. Catharine Mayung Sambo, Sp.A dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, tidak ada kata terlambat untuk mengembalikannya ke kebiasaan yang benar.

"Untuk mengembalikan anak dari kecanduan dengan gadget-nya pertama-tama kita perlu membuat aturan yang ada di rumah. Dia main itu tentu karena dia diizinkan, dia nonton tentu karena lihat orang lain juga nonton. Kalau kita menggunakan strategi melarang, tapi dia lihat orangtua menonton, itu tidak akan efektif. Sebaiknya memang satu rumah sepakat apa yang harus dilakukan supaya anak ini berkurang kecanduannya sama gadget," kata dr. Mayung saat acara temu media di Kemenkes, Rabu, 27 Juli.

Jadi bagaimana mengubah kebiasaan atau kecanduan anak terhadap gadget harus kembali lagi kepada bagaimana orangtua dan orang-orang di sekitar anak.

"Kesepakatannya bagaimana, mau seperti apa, itu harus disepakati dahulu. Dengan nenek kakek di mana dia banyak menghabiskan waktu juga, yang pasti semua banyak orang-orang yang ada dalam hidup anak harus sepakat seperti itu," ucapnya.