Produksi ASI Sedikit, Ini Faktor Penting yang Diabaikan Ibu

Ilustrasi ibu-ibu menyusui.
Sumber :
  • REUTERS/Christinne Muschi

VIVA.co.id – Kita sering mendengar berbagai cara untuk memperlancar ASi. Salah satunya adalah konsumsi daun katuk.

Setelah melahirkan, para ibu yang sulit memproduksi ASI akan mengonsumsi daun katuk secara rutin dan dalam jumlah banyak. Meski demikian, ASI yang diharapkan juga tidak keluar.

Masalah ini memang sering terjadi, produksi ASI tetap sedikit meskipun sudah mengonsumsi banyak daun katuk.

Berdasarkan kondisi tersebut, dr. Naomi esthernita F. Dewanti, SpA(K) mengungkapkan bahwa ada faktor lain yang sering diabaikan ibu saat menyusui.

"Silakan konsumsi daun katuk, tidak ada salahnya. Tapi bukan itu poin utama dalam memperlancar ASI," ucap dr. Naomi saat ditemui di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis 18 Agustus 2016.

Ditambahkannya, daun katuk memang terbukti memiliki kandungan yang dapat memproduksi hormon di tubuh untuk melancarkan ASI. Namun, ia berujar ada hal yang lebih penting untuk membuat produksi ASI menjadi lancar.

"Daun katuk memang memiliki kandungan sebagai laktagagum, di mana dia bisa stimulasi produksi ASI. Tapi nomor satu dan utama hanya mindset ibu," ujarnya.

Menurutnya, pikiran seorang ibu begitu berpengaruh besar dalam memproduksi ASI. Saat sang ibu gelisah dan stress, saat itu pula produksi ASI terhambat dan sulit diproduksi.

"Stress lalu si ibu mikir nggak akan bisa keluarkan ASI, nah itu akan terjadi. Selain itu, misal karena tidak ada ruang memompa ASI, jadinya bingung dan malah ditunda-tunda yang akhirnya nanti malah terhambat," kata dia.

(ren)