Ratusan Racun Berbahaya dalam Sebatang Rokok

Ilustrasi dilarang merokok
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Dalam sebatang rokok terdapat 4.000 kandungan dan 200 di antaranya merupakan racun yang berbahaya bagi tubuh.

Fakta tersebut diungkapkan dr. Widya Murni, MARS. Ia mengatakan bahwa, di dalam rokok setidaknya mengandung butan yakni bahan yang ada di dalam korek api, katmium yakni bahan yang ada di dalam baterai, bahan insektisida, amonia yang biasa digunakan sebagai pembersih toilet, metanol yang digunakan untuk membuat bensin, dan karbonmonoksida yang biasa dikeluarkan melalui knalpot kendaraan.

"Ada pula arsen, racun yang tidak berwarna, berasa, dan berbau. Jadi banyak yang tidak tahu itu racun dan bisa membunuh. Selain itu, ada metan, semacam gas beracun, juga acetid acid yang ada dalam cuka. Bayangkan kalau setiap hari menghirup racun dari satu satu batang dan dilakukan selama berpuluh-puluh tahun dia hidup, ada  berapa banyak racun yang ada dalam tubuhnya," kata dr. Widya saat penyuluhan Gaya Hidup Sehat Tanpa Rokok di SMAN 6 Jakarta, Selasa, 23 Agustus.

Kandungan racun yang berbahaya itulah yang menyebabkan rokok dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahagia seperti kanker paru-paru, bibir, esofagus, perut, liver, pankreas, ginjal, kandungan, dan buah zakar.

"Rokok dapat menurunkan kadar kolesterol baik sehingga menambah risiko penyakit jantung, menurunkan kualitas hidup seseorang, menimbulkan gangguan hormonal, sukar tidur, serta melemahkan organ lain," ujar dr. Widya.

Bahaya utama yang diakibatkan oleh rokok adalah kematian. Dan penyakit yang paling ditakutkan terjadi akibat rokok adalah kanker paru-paru. Kanker ini merupakan jenis kanker yang penyebarannya sangat cepat. Jika sudah terkena maka penderitanya akan cepat meninggal karena kanker ini sulit disembuhkan.

Di berbagai negara dunia, rokok menjadi penyebab kematian paling tinggi dengan jumlah mencapai jutaan nyawa setiap tahunnya.