Menekuk dan Membunyikan Ruas Jari, Berbahayakah?

Ilustrasi jari
Sumber :
  • Pixabay/Skyzee

VIVA.co.id – Seringkali, kebiasaan meregangkan jari, sulit dilepaskan dari keseharian. Bahkan, terasa nyaman saat timbul bunyi 'krek' usai memijat jari. Namun, hal tersebut tidak disarankan karena bisa bahaya.

Memijat jari secara menekuk hingga berbunyi 'krek', bukan hal yang dibenarkan. Sebab, aktivitas tersebut malah menimbulkan masalah lain pada area tulang dan sendi.

"Sering bunyikan jari dengan cara yang salah, itu tidak dibenarkan. Ligamennya menjadi bermasalah dan terplintir, sehingga sebabkan mikrotrauma secara terus menerus," ujar medical doctor, dr. Erick Helia, M.D, D.C, dalam Coaching Class, di KidZania, Jakarta, Kamis 23 Februari 2017.

Dokter ahli chiropractic itu mengatakan, trauma minimal yang dilakukan secara berulang, memungkinkan terjadinya kesalahan sendi. Terlebih, kondisi tulang dan sendi akan mengalami perubahan akibat aktivitas itu.

"Sendi yang bermasalah dan terganggu, tidak jarang membuat sendinya malah menjadi tumbuh secara berlebihan, karena itu adalah sebagai suatu mekanisme pertahanan tubuh," kata dia.

Erick menuturkan, meski aktivitas itu berbahaya, bunyi 'krek' sendiri menimbulkan rasa nyaman pada tubuh. Usai mendengar bunyi tersebut, otak akan memprpduksi endorfin yang memberi rasa nyaman. Maka tidak heran, keinginan membunyikan jari, sulit dilepaskan.

"Keinginan untuk membunyikan jari itu ada karena tubuh merasa nyaman dengan bunyi tersebut. Membunyikan jari dibolehkan, asal dengan arah yang tepat yaitu tarik ke atas dan bukan dilipat," tegas Erick. (ren)