Dengan 15 Menit Sehari Efektif Kuasai Keterampilan Baru

Ilustrasi wanita bekerja diluar ruangan
Sumber :
  • pixabay/Lucken

VIVA.co.id – Setiap orang pasti memiliki cita-cita, atau impian yang bisa diwujudkannya selama hidup. Baik itu pria atau wanita, punya hak untuk menggapai mimpinya. Tetapi, pada sebagian besar wanita, seringkali mimpi terbesarnya harus dikesampingkan karena banyak hal.

Mulai dari kesibukan pekerjaan hingga menjadi ibu rumah tangga yang harus mengurus seluruh kebutuhan anggota keluarga.

Meski demikian, menurut sebuah survei ditemukan fakta bahwa perempuan Indonesia adalah sosok yang ingin maju (progress seeker) yang masih memiliki keinginan kuat untuk mewujudkan impian mereka.

Survei yang dilakukan sebuah produk sabun pencuci piring ini juga mengungkapkan, 7 dari 10 perempuan mengakui kesibukan sehari-hari yang menyita waktu, menjadi hambatan untuk mengejar mimpi terpendamnya.

"Survei menunjukkan, 60 persen dari wanita yang dihadapkan berbagai kesibukan yang menyita waktu ini terus berusaha mewujudkan mimpinya bahkan ketika mereka sudah berkeluarga dan bekerja," ujar Head of House Hold Care PT Unilever Indonesia Tbk, Veronika Utami, saat konferensi pers 'Ibu Bersinar Sunlight' di Jakarta, Selasa 19 September 2017.

Dari survei diketahui bahwa para wanita ini memiliki waktu luang, mereka memilih untuk belajar hal baru dan merealisasikan ambisi mereka. Dan, keinginan ini sebenarnya dapat terwujud hanya dengan menyisihkan beberapa menit saja dalam sehari.

Menurut penelitian 'Pockets of potential: How micro-learning during pockets of time can lead to new skills and opportunities', setiap orang dapat mewujudkan impian, atau passion yang mereka miliki dengan menyediakan waktu paling tidak 15 menit setiap hari dengan mempelajari dan mengulangi pelajaran yang sama.

Psikolog Ratih Ibrahim juga menegaskan bahwa waktu 15 menit saja setiap hari sangat efektif dalam mempelajari keterampilan baru.

"Dengan menyisihkan 15 menit setiap hari secara tekun dan disiplin, hasilnya lebih bagus daripada memaksakan kejadian  dalam satu waktu," kata Ratih. (asp)